Tips Pencegahan Cedera Olahraga Pada Anak

Berolahraga adalah cara untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat. Aktivitas fisik ini tidak hanya dilakukan oleh remaja atau orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak. Meskipun olahraga sangat bermanfaat untuk perkembangan dan prestasi anak, aktivitas ini rentan terhadap cedera. Untuk itu, orang tua perlu menerapkan tips pencegahan cidera olahraga pada anak.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Manfaat olaharga
– Tips pencegahan cidera olahraga pada anak
– Hal yang harus dilakukan saat anak cidera

Rata-rata anak menyukai olahraga karena mereka dapat bergerak bebas dan berinteraksi dengan teman-temannya. Bahkan olahraga merupakan salah satu dari 6 cara tingkatkan konsentrasi anak. Namun terkadang saat berolaharga, mereka sering tidak berhati-hati melakukan sesuatu. Misalnya, ketika bersepeda atau jogging mereka sering terjatuh. Untuk itu berikut ini adalah beberapa tips pencegahan cidera olahraga pada anak:

Memahami Kondisi Anak dan Jenis Olahraga yang Tepat
Dikutip dari Okezone.com, pilihan olahraga yang tepat merupakan tips pertama yang harus dilakukan. Dan tidak semua anak memiliki kondisi yang normal. Jika anak Anda memiliki kondisi atau penyakit yang mempengaruhi dia untuk berolahraga, konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu untuk mengetahui jenis olahraga apa yang cocok untuk kesehatannya. Untuk anak yang sehat, Anda tentu tidak perlu khawatir tentang jenis olahraga apa yang dilakukan anak. Pada usia tersebut, keterampilan motorik anak berkembang dengan berbagai cara.

Siapkan Peralatan Olahraganya
Pastikan untuk memeriksa kondisi peralatan olahraga dan pelindungnya untuk menghindari adanya kerusakan. Gunakan pakaian, sepatu, dan perlengkapan pelindung yang sesuai dengan ukuran tubuh sehingga tubuh tidak mengalami lecet atau terluka karena ukurannya yang tidak sesuai. Jelaskan kepada anak fungsi dari alat pelindung dan bagaimana menggunakannya sehingga anak tidak lupa untuk menggunakannya.

Jelaskan Aturan Olahraga yang Benar
Penting untuk memberikan pengetahuan kepada anak terlebih dahulu tentang aturan dan teknik olahraga. Ajarkan anak untuk selalu melakukan pemanasan dan pendinginan, sebelum dan sesudah berolahraga. Ini membantu otot untuk mempersiapkan diri ketika harus bekerja keras dan menormalkannya kembali. Lakukan setidaknya lima hingga sepuluh menit.

Cukupi Kebutuhan Nutrisi & Asupan Air
Sangat penting untuk menyediakan anak makanan sebelum dan sesudah berolahraga dengan nutrisi dan porsi yang seimbang. Jadi, siapkan beberapa makanan sehat untuk persediaan anak untuk berolahraga bersama teman-temannya. Selain itu, ingatlah untuk setidaknya memberikan anak minum setiap 20 menit selama berolahraga. Hal ini penting untuk menjaga tubuh anak terjaga keseimbangan cairannya..

Istirahat yang Cukup
Selama sesi olahraga, tentukan waktu anak untuk beristirahat. Selain itu, tidur yang cukup juga mencegah anak menjadi kurang tidur dan kelelahan otot. Karena kedua hal itu sering menjadi penyebab cedera anak. Juga, perhatikan kondisi anak ketika mereka mulai tidak fokus dan terlihat lelah. Sudah waktunya bagi Anda untuk menghentikan olahraga.

Hal yang Harus Dilakukan Saat Anak Cedera
Meskipun sudah menerapkan tindakan pencegahan, cedera masih bisa terjadi. Namun, risikonya lebih kecil. Untuk cedera ringan seperti lecet, orang tua dapat melakukan perawatan di rumah dan memastikan lukanya dibersihkan dengan benar. Sementara itu, anak juga harus beristirahat sampai lukanya membaik.

Namun, untuk cedera luka akut seperti perdarahan hebat atau patah tulang, anak harus mendapatkan bantuan medis. Bahkan jika tidak muncul luka, cedera pada bagian tubuh yang vital seperti kepala bisa sangat berbahaya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + 15 =

%d bloggers like this: