Seputar Scarlet Fever yang Menyerang Anak

Scarlet Fever? Mendengar namanya saja seperti nama artis luar negeri. Akan tetapi, sebutan nama ini merupakan sebuah penyakit. Mungkin Anda jarang mendengar tentang Scarlet Fever atau demam Scarlet. Seputar Scarlet Fever yang menyerang anak merupakan penyakit yang tidak boleh Anda abaikan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus yang sering menyerang anak usia 5 hingga 15 tahun.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Apa itu Scarlet Fever?
– Gejala Scarlet Fever
– Pencegahan Scarlet Fever

Apa itu Scarlet Fever?
Dikutip dari Vemale.com, tidak ada yang tahu persis kapan penemuan penyakit Scarlet Fever, tetapi demam Scarlet disebabkan oleh bakteri yang disebut bakteri Streptococcus. Bakteri ini menyebarkan racun ke seluruh tubuh bayi atau anak-anak dan menyebabkan tubuh dipenuhi dengan ruam merah. Warna ruam yang disebabkan oleh bakteri tersebutlah yang menyebabkan demam ini disebut Scarlet.

Demam Scarlet juga sangat mudah menular dari satu anak ke anak yang lain. Penularan terjadi melalui droplet (cairan bersin atau dahak yang keluar dari anak yang telah terinfeksi). Jika ada satu anggota keluarga yang menyentuh barang yang terkena droplet, maka dia bisa langsung terinfeksi. Anda juga bisa menerapkan 5 hal yang perlu dilakukan saat anak demam yang kami bahas sebelumnya.

Gejala Scarlet Fever
Anak yang terserang Scarlet Fever akan menunjukan gejala antara lain sebagai:

1. Demam anak lebih dari 38,5 derajat celsius yang juga disertai sakit kepala. Muncul juga rasa mual, dan hilangnya nafsu makan.

2. Sakit tenggorokan dan kelenjar leher bengkak. Biasanya amandel dan bagian belakang tenggorokan akan tampak merah, bengkak dan dilapisi dengan bintik-bintik keputihan. Lidahnya juga terkadang diliputi dengan lapisan keputihan.

3. Ruam merah yang menyebar ke seluruh anggota tubuhnya. Ruam akan muncul lebih banyak pada daerah lipatan, seperti siku dan lutut. Ruam merah akan hilang ketika ada penekanan pada kulit.

4. Wajah memerah yang disebabkan oleh ruam merah yang menyebar ke seluruh permukaan tubuh, tidak terkecuali di wajah.

5. Lidah terlihat seperti buah stroberi, karena ruam merah juga mengenai area lidah. Ruam dan kemerahan pada wajah dan lidah biasanya berlangsung sekitar satu minggu. Begitu tanda dan gejala ini mereda, kulit dengan ruam akan mengelupas.

Pencegahan Scarlet Fever
Jika Scarlet Fever tidak diobati, bakteri dapat menyebar ke organ lain di tubuh seperti paru-paru, kulit, tonsil, ginjal, dan jantung. Pencegahan terbaik untuk Scarlet Fever adalah sama dengan tindakan pencegahan standar terhadap infeksi. Terdapat empat cara yang dapat Anda ambil untuk mencegah timbulnya penyakit Scarlet Fever, antara lain sebagai berikut:

1. Biasakan anak mencuci tangan sebelum makan atau setelah menyentuh barang dan fasilitas umum.

2. Ajarkan anak untuk tidak berbagi alat makan dengan orang lain yang tidak dikenal yang dicurigai menderita Scarlet Fever.

3. Jauhkan anak dari teman-temannya yang dicurigai menderita Scarlet Fever.

4. Ingatkan anak untuk selalu menutup mulut dan hidungnya ketika orang lain bersin atau batuk.

Sebagai orang tua, Ibu tidak perlu khawatir karena penyakit ini merupakan salah satu jenis ruam yang tidak terlalu berbahaya dan umumnya dapat disembuhkan dengan antibiotik. Namun, meskipun tidak berbahaya, demam tinggi yang disebabkan oleh Scarlet ini dapat dengan mudah ditularkan melalui sentuhan dan udara.

Katakan padanya untuk selalu waspada terhadap orang lain atau teman sekelas yang bisa saja menderita Scarlet Fever. Anda juga perlu lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan anak-anak Anda. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 10 =

%d bloggers like this: