Kenali Ciri Gejala HIV Pada Si Kecil

Virus HIV (human immunodeficiency virus) menjadi sosok virus yang paling menakutkan dan virus yang tidak mengenal usia karena dapat menginfeksi siapa pun, termasuk bayi dan anak-anak. Setiap hari, ada lebih dari 1.500 kasus baru infeksi HIV yang terjadi pada anak-anak, terutama pada bayi baru lahir. Oleh karena itu, penting untuk kenali ciri gejala HIV pada si kecil agar bisa ditangani sejak dini.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Tentang HIV
– Penyebab anak terinfeksi HIV
– Ciri gejala HIV pada si kecil

Seperti yang kita ketahui, HIV/ AIDS merupakan salah satu dari penyakit ibu yang dapat menular pada janin. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa HIV telah menginfeksi sekitar 4 juta anak di seluruh dunia dan menyebabkan kematian hingga 3 juta anak.

Dikutip dari Viva.co.id, umumnya penularan infeksi HIV terjadi secara vertikal yakni dari ibu ke anak yang terjadi selama masa persalinan dan menyusui. Selain itu, ada juga anak-anak yang terinfeksi HIV karena penggunaan obat-obatan terlarang melalui jarum. Namun, itu jarang terjadi. Gejala infeksi HIV pada anak sudah mulai muncul sejak dini terinfeksi hingga usia 8 tahun. Gejala-gejalanya sangat terlihat pada tahun pertama kehidupan.

Di bawah ini ciri gejala HIV pada si kecil, antara lain sebagai berikut:

Berat badan tidak bertambah
Idealnya, berat badan bayi akan terus bertambah setiap bulan hingga mencapai tiga kali berat lahir pada usia satu tahun. Namun, bayi yang terinfeksi HIV akan mengalami kesulitan untuk menambah berat badan. Pada grafik pertumbuhan akan cenderung terlihat datar atau bahkan turun. Ini karena infeksi HIV menyebabkan metabolisme lemak tubuh terganggu, sehingga berat badan anak akan sulit tumbuh dan terlihat kurus. Infeksi HIV juga menyebabkan resistensi terhadap insulin sehingga gula dari makanan tidak dapat diserap dan digunakan untuk pertumbuhan.

Sariawan
Anak yang terinfeksi HIV sering mengalami sariawan. Tidak seperti sariawan biasa, sariawan pada pasien HIV sering disebabkan oleh jamur Candida, bersifat berat, dan menyebabkan penderita kesulitan makan. Selain sariawan, anak-anak dengan infeksi HIV akan dengan mudah mengalami infeksi lain seperti infeksi telinga dan infeksi paru-paru dengan gejala klinis yang parah. Infeksi HIV menyebabkan kekebalan tubuh menurun sehingga infeksi ringan dapat menyebabkan gejala berat, bahkan mengancam jiwa.

Gangguan perkembangan
Jika dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya, anak yang terinfeksi HIV akan lebih lambat dalam perkembangannya. Ia akan lebih lama menguasai keterampilan motorik kasar seperti duduk, tengkurap, merangkak, atau berdiri. Ini sebenarnya masih berhubungan dengan gangguan pertumbuhan yang dialaminya. Berat badan yang sulit menyebabkan otot menyebabkan anak cenderung lebih kecil sehingga secara tidak langsung akan menghambat perkembangan motoriknya.

Kejang
Anak-anak dengan infeksi HIV akan sering mengalami kejang dan gangguan saraf lainnya seperti gangguan berjalan. Kejang dapat terjadi kapan saja tanpa demam, sehingga berbeda dengan kejang demam yang dialami oleh anak-anak pada umumnya.

Ruam kemerahan
Kulit seorang anak dengan infeksi HIV sering tampak sebagai ruam yang tidak dapat dijelaskan. Selain itu, berbagai infeksi kulit juga dapat terjadi seperti herpes zoster, infeksi jamur (tinea), dan infeksi bakteri (pioderma). Jika anak memiliki cacar air (varicella) umumnya akan menjadi parah dan dapat diulang. Hal ini lagi-lagi terjadi karena sistem kekebalan tubuh menurun, sehingga membuat anak-anak terinfeksi HIV rentan terhadap penyakit menular.

Selain melihat beberapa gejala di atas, untuk mendiagnosis keberadaan infeksi HIV pada si kecil Anda memerlukan serangkaian tes laboratorium. Karena itu, jika anak diketahui berisiko, lahir dari ibu yang terinfeksi HIV dan mengalami gejala di atas, sekarang saatnya untuk membawa anak untuk melakukan pemeriksaan yang lebih lengkap. Diagnosis penyakit sedini mungkin akan memperlambat terjadinya infeksi HIV lanjut atau AIDS. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − seventeen =

%d bloggers like this: