6 Pantangan Makanan Anak Down Syndrome

Anak down syndrome mengharuskan orang tuanya untuk ekstra ketat dalam merawat dan menjaga kesehatannya. Apalagi dalam urusan makanan, tidak semua makanan baik untuk ia konsumsi. Oleh karena itu, memberi perhatian khusus pada gizi anak-anak yang mengalami down syndrome sangat penting untuk diketahui. Berikut ada 6 pantangan makanan anak down syndrome.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Pengertian down syndrome
– Asupan gizi yang baik untuk anak down syndrome
– 6 Pantangan makanan anak down syndrome

Pengertian Down Syndrome
Down syndrome adalah suatu gangguan yang terjadi ketika bayi lahir dengan kromosom ekstra atau berlebih, yang akhirnya mempengaruhi perkembangan mental dan fisiknya. Pahami juga seputar down syndrome pada bayi yang kami bahas sebelumnya. Berbagai penelitian telah menyimpulkan adanya transfer antar sinaps pada anak yang down sydrome. Selain itu, anak dengan kelainan down syndrome juga memiliki volume otak frontal dan temporal yang lebih kecil.

Dan menurut Kompas.com, beberapa asupan gizi yang baik untuk menyokong kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak down syndrome seperti vitamin, mineral, asam amino, antioksidan, DHA omega 3, kolin, probiotik dam prebiotik. Di bawah ini adalah 6 pantangan makanan anak down syndrome, antara lain:

1. Makanan yang mengandung pemanis buatan
Menghindari makanan yang mengandung pemanis buatan penting untuk mencegah penambahan berat badan dan timbulnya masalah gigi. Pemanis buatan ditemukan dalam minuman ringan dan berbagai permen yang dijual di pasar. Biasakan untuk selalu menyikat gigi setelah makan makanan yang mengandung pemanis. Jangan biasakan tidur dengan makanan yang masih menempel pada gigi, karena memiliki potensi menyebabkan kerusakan gigi.

2. Makanan penyebab alergi
Awasi kemungkinan anak-anak alergi terhadap makanan tertentu. Jika mereka memiliki alergi terhadap makanan tertentu, hindari memberi mereka makanan tersebut. Makanan umum yang memicu alergi adalah gluten, gandum, dan kedelai. Namun, harap dicatat bahwa tidak semua anak dengan down syndrome memiliki alergi terhadap bahan-bahan ini.

3. Makanan yang memicu asam lambung
Reflux gastroesophageal (GERD) umum terjadi pada anak-anak dengan kelainan down syndrome. Karena itu, kurangi berbagai makanan yang dapat meningkatkan gejala GERD, seperti coklat, makanan yang terlalu berlemak, dan alkohol. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan melonggarnya katup esofagus sehingga asam lambung lebih mudah naik dan memicu mulas, mual, dan perut terasa begah.

4. Makanan cepat saji
Anak-anak dengan kelainan down syndrome memiliki risiko masalah kesehatan seperti obesitas. Ini karena mereka membakar kalori pada tingkat yang lebih lambat dan mungkin mengalami gangguan fungsi tiroid yang dapat meningkatkan berat badan. Untuk itu, hindari makanan dengan kandungan kalori tinggi dan makanan cepat saji. Sebagai gantinya, sediakan makanan yang kaya nutrisi seperti sayuran dan buah segar.

5. Gluten
Anak-anak dengan kelainan down syndrome memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit celiac. Jadi hindari makanan yang mengandung gluten sampai usia anak 18-24 bulan, ketika saluran cerna anak berkembang.

6. Makanan dalam bentuk kemasan
Singkirkan makanan olahan seperti buah dan sayuran dalam kemasan. Meskipun sayuran dan buah-buahan direkomendasikan, tetapi makanan beku biasanya melalui proses kimia yang melibatkan pewarna buatan dan bahan kimia lainnya.

Pada anak-anak yang lebih tua dengan pola diet yang sudah terbentuk, perubahan drastis akan sulit dilakukan dengan cepat. Karena itu, menerapkan pola makan yang sehat sejak dini, atau melakukan perubahan secara perlahan untuk menghindari berbagai gangguan nutrisi. Sekarang, Anda tidak perlu bingung lagi tentang nutrisi pada anak-anak yang mengalami down syndrome. Dengan gizi yang sehat, maka seorang anak dengan down syndrome pasti akan tumbuh dengan lebih optimal. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + eighteen =

%d bloggers like this: