Penyebab dan Cara Tepat Atasi Bayi Mudah Terkejut

Kondisi bayi saat tertidur bermacam-macam, salah satu diantaranya adalah bayi sering dan mudah kaget (terkejut) dalam tidurnya. Jika diamati dari segi usia, bayi baru lahir seringkali mengalami kaget dan ini adalah hal yang wajar. Anda tidak perlu khawatir karena pada kesempatan ini kami berbagi informasi tentang penyebab dan cara tepat atasi bayi mudah terkejut.

Dalam artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Penyebab bayi mudah terkejut
– Cara tepat atasi bayi mudah terkejut

Penyebab Bayi Mudah Terkejut
Dikutip dari Nakita.Grid.id, pada beberapa kondisi kadang disertai dengan sedikit perubahan gerakan tubuh atau dengan suara tangisan berdurasi singkat, namun tetap dapat diatasi dan ia pun masih tidur. Penyebab bayi mudah terkejut itu bervariasi, ada yang normal tetapi ada juga yang tidak normal. Perhatikan kebiasaan dan perilaku bayi Anda, kapan biasanya bayi sering terkejut. Kondisi bayi terkejut itu bersifat refleks.

Bayi baru lahir beradaptasi dan kaget itu ekspresi refleks yang timbul yang diistilahkan dengan refleks moro, di mana refleks bayi menyesuaikan lingkungan barunya. Bayi akan terkejut mendengar apa yang dia pikir sebagai suara asing. Meskipun kita sebagai orang tua menganggapnya normal. Kondisi seperti itu sangat alami dialami oleh bayi baru lahir hingga usia 4 bulanan.

Di bawah ini adalah cara tepat atasi bayi mudah terkejut yang perlu Anda ketahui:

1. Hindari pemicu yang membuatnya terkejut
Suara keras yang terdengar secara tiba-tiba, terbentur pada bagian kepala, menggendong dengan posisi yang kurang nyaman, suasana ruangan terlalu gelap, atau popok yang penuh dengan urin bayi merupakan beberapa pemicu dari bayi mudah terkejut. Maka sebagai orang tua hendaknya menghindari beberapa pemicu ini agar si bayi tidak mudah terkejut lagi.

2. Melakukan upaya preventif
Jika Anda telah melakukan cara yang pertama, maka cara selanjutnya adalah melakukan upaya preventif agar bayi tidak mudah terkejut. Anda dapat menerapkan beberapa upaya pencegahan seperti mengecilkan suara keras yang didengar oleh bayi seperti misalnya suara televisi, radio, atau bahkan suara telepon. Belajarlah menggendong bayi dengan posisi yang membuatnya nyaman, memberikan pencahayaan yang cukup. Terakhir, rajin-rajinlah memeriksakan dan mengganti popok bayi setiap 2 jam dalam sehari.

3. Memijat bayi
Selain kedua cara di atas, Anda pun dapat melakukan pijatan relaksasi pada bayi yang dianggap dapat mengatasi bayi mudah terkejut. Seperti yang diketahui, manfaat pijat pada bayi sangatlah banyak. Pijat relaksasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan minyak yang aman untuk pijat bayi misalnya minyak telon. Anda hanya perlu menuangkan beberapa tetes minyak telon kemudian Anda usapan dengan lembut mulai dari kaki, tangan, dada dan punggung bayi.

4. Segera menenangkan
Cara yang terakhir untuk mengatasinya adalah dengan segera menenangkannya. Jika bayi Anda terkejut tiba-tiba saat tidur lakukan tindakan menenangkan bayi dengan membelai kepala atau dada bayi. Sebaiknya hindari menenangkan dengan memegangnya karena bayi akan bangun dan dan sulit tidur kembali.

Bayi yang sering kaget saat tidur dan sering menggeliat menunjukkan refleks umum pada bayi. Namun, jika keluhan ini berlanjut sampai anak berusia 2 tahun maka perlu ditelusuri penyebabnya.

Demikianlah beberapa penyebab dan cara tepat atasi bayi mudah terkejut. Jika Anda merasa khawatir bayi mungkin mengalami masalah karena mudah terkejut, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter dan berkonsultasilah. Dokter akan melakukan pemeriksaan yang bertujuan mengetahui gejala kelainan sejak dini yang sangat membantu dalam tubuh kembangnya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + fifteen =

%d bloggers like this: