Seputar Metode Kanguru untuk Bayi Prematur

Bayi yang terlahir prematur atau terlahir dengan berat badan rendah sebelum usia kandungan 9 bulan umumnya membutuhkan perawatan bayi yang lebih intensif untuk membuatnya dapat bertahan hidup. Salah satu kebutuhan bayi prematur adalah kehangatan, terutama melalui dekapan dan sentuhan ibunya. Disinilah metode kanguru berlaku, ini menjadi salah satu metode yang cukup efektif. Maka dari itu pada kesempatan kali ini kami membahas seputar metode kanguru untuk bayi prematur.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Apa itu Metode Kanguru?
– Manfaat dari Metode Kanguru
– Cara Melakukan Metode Kanguru

Perlu Anda ketahui, seluk-beluk bayi prematur yang menyebabkan bayi terlahir prematur. Dikutip dari Detik.com, metode kanguru pertama kali diperkenalkan oleh Rey dan Martinez dari Bogota, Kolombi pada tahun 1983.

Apa itu Metode Kanguru?
Metode kanguru dapat diartikan sebagai metode perawatan bayi yang terlahir dengan berat lahir rendah (kurang dari 2.500 gram), terutama mereka yang lahir dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Bayi dalam kondisi ini memerlukan pengawasan khusus untuk mencegah hipotermia atau kondisi di mana bayi mengalami cedera dingin karena pengaturan suhu yang tidak tepat dalam sistem saraf pusatnya yang belum sempurna.

Perawatan bayi dengan berat badan rendah atau prematur tentu membutuhkan bantuan pemanas atau inkubator. Namun, jika keadaan ini tidak memungkinkan seperti tidak tersedianya alat pemanas, maka pilihan alami adalah menggunakan metode kanguru. Metode kanguru adalah melakukan kontak kulit ke kulit secara langsung antara ibu dan bayi. Metode ini bisa dilakukan dua minggu setelah kelahirannya.

Adapun beberapa manfaat dari metode kanguru, seperti di bawah ini :

1. Memenuhi kebutuhan bayi
Manfaat yang pertama dari metode kanguru yaitu dengan memberikan situasi dan kondisi yang mirip dengan rahim ibu, sehingga memungkinkan bayi untuk lebih beradaptasi dengan dunia luar.

2. Memberikan rasa aman, nyaman dan memperkuat naluri bayi
Metode kanguru dapat memberikan rasa aman, nyaman dan memperkuat naluri bayi yang akhirnya membuat metode ini lebih disukai bayi. Bayi akan merasakan detak jantung ibunya dan kemudian mencari sendiri puting sang ibu saat ia haus.

Cara Melakukan Metode Kanguru
Metode kanguru untuk bayi yang baru lahir dilakukan dengan meletakkan bayi di dada ibu (kulit ke kulit) untuk menyalurkan kehangatan pada bayi. Tujuannya adalah untuk mengurangi kehilangan panas melalui konduksi dan radiasi serta bertujuan untuk menjaga neutral thermal environment (NTE), yang merupakan kisaran suhu lingkungan. Dengan demikian, bayi dapat menjaga suhu tubuhnya tetap normal dengan metabolisme basal minimum dan kebutuhan oksigen terkecil.

Metode ini juga bisa diterapkan pada bayi sehat, sehingga kebutuhan dasar bayi dalam bentuk kehangatan, ASI, kasih sayang, dan perlindungan bisa terpenuhi. Berikut langkah-langkah melakukan metode kanguru untuk bayi prematur:

1. Hangatkan terlebih dahulu pakaian, topi, popok, dan kaus kaki bayi sebelum melakukan metode kanguru.

2. Letakan bayi di dada Anda dengan posisi tegak dan bersentuhan langsung dengan kulit. Pastikan kepala bayi terfiksasi di dada. Posisikan bayi dengan siku dan tungkai tertekuk, kepala bayi dan dada bayi bertumpu pada dada dengan kepala sedikit terangkat. Anda juga bisa posisi bayi dengan meletakannya di antara payudara lalu baju ditangkupkan. Agar bayi Anda tidak terjatuh, gunakan kain atau selendang yang dililitkan di perut.

3. Selama metode kanguru ini, Anda masih bisa bergerak bebas. Bisa bergerak bebas meski berdiri, duduk, berjalan, makan, dan mengobrol. Namun saat Anda tidur pastikan posisi Anda setengah duduk atau meletakkan beberapa bantal di belakang punggung Anda.

4. Jika Anda lelah, metode ini dapat dilakukan juga oleh Ayah ataupun orang lain.

Demikianlah seputar metode kanguru untuk bayi premature yang bisa Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four − three =

%d bloggers like this: