4 Tips Merawat Pakaian Bayi yang Tepat

Sebagai orang tua, Anda tidak hanya dituntut untuk merawat si buah hati tetap sehat saja tetapi juga dituntut melakukan hal-hal sederhana yang tidak boleh dilewatkan setelah melahirkan seperti mengurus pakaiannya. Hal yang sangat sederhana ini biasanya luput dari orang tua terutama bagi para ibu baru, karena mungkin masih belum mengerti 4 tips merawat pakaian bayi yang tepat.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Mengenai pakaian bayi
– 4 Tips merawat pakaian bayi yang tepat

Penting untuk diingat bahwa sebelum pakaian baru bayi digunakan, sebaiknya cucilah terlebih dahulu pakaian tersebut hingga bersih. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan debu yang selama ini menempel pada baju tersebut. Untuk itu, jika Anda termasuk ibu baru yang masih bingung bagaimana 4 tips merawat pakaian bayi yang tepat, berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan:

1. Memisahkan pakaian bayi
Tips merawat pakaian bayi selanjutnya tentu dimulai dari proses pencucian. Sebelum mencuci pakaian bayi, Anda sebaiknya menyiapkan beberapa ember. Misalnya, satu ember kosong untuk pakaian kotor, ember lain yang sudah berisi deterjen untuk pakaian yang terkena kencing, dan ember lain untuk merendam popok kain bayi di mana popok telah dibilas dengan menggunakan air hangat.

1. Cuci dengan tangan
Cucilah pakaian bayi Anda sebisa mungkin dengan tangan Anda. Hal ini penting dilakukan agar tidak merusak serat kain sehingga pakaian bayi Anda tetap lembut dan halus. Namun, jika Anda tidak punya banyak waktu untuk mencuci dengan tangan, Anda bisa menggunakan mesin cuci dengan catatan memutarnya dengan kekuatan low atau rendah.

3. Merendam Baju
Dikutip dari Alodokter.com, untuk menghilangkan berbagai noda mulai dari noda susu, muntahan, ataupun kotoran si kecil Anda sebaiknya segera mencucinya. Akan tetapi jika noda tersebut terlanjur menempel, Anda dapat mencoba menghilangkannya dengan merendam pakaian kotor tersebut ke dalam air dan deterjen. Namun tetap dengan catatan, deterjen tersebut aman untuk digunakan pada pakaian bayi.

4. Jangan menggunakan pewangi
Ibu sebaiknya menghindari pewangi pakaian saat menyetrika bajunya karena umumnya pewangi tersebut mengandung bahan kimia yang dikhawatirkan akan menyebabkan reaksi alergi pada kulit bayi. Kemudian saat meletakkan pakaian bayi di lemari, pastikan untuk tidak menggunakan kapur barus atau kamper yang juga akan menimbulkan reaksi pada kulit bayi, karena seperti yang Anda ketahui bayi sangat rentan dan memiliki kulit yang sangat sensitif. Jika bayi Anda tergolong memiliki kulit sensitif, sebaiknya terapkan cara merawat kulit bayi sensitif yang pernah kami uraikan di kesempatan sebelumnya.

Demikianlah 3 tips merawat pakaian bayi yang tepat dan harus benar-benar Anda perhatikan. Memberikan pewangi pada pakaian bayi memang boleh-boleh saja untuk membuat si kecil semakin harum, akan tetapi perhatikan komposisi yang terkandung dalam pewangi tersebut jangan sampai membuat iritasi dikulitnya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 3 =

%d bloggers like this: