Penyebab Anak Bicara Cadel & Tips Menyembuhkannya

Ketika anak menginjak usia tiga tahun, biasanya ia akan mulai berbicara dengan lancar. Namun, kadang-kadang ada beberapa kasus di mana anak memiliki gangguan bicara, salah satunya adalah cadel. Meski terjadi secara alami pada anak-anak, cadel tidak bisa dibiarkan begitu saja agar tidak terbawa hingga dia dewasa. Anda dapat mengetahui penyebab anak bicara cadel & tips menyembuhkannya dengan tepat.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Istilah cadel
– Tahap perkembangan kemampuan bicara anak
– Penyebab anak bicara cadel
– Tips menyembuhkan cadel

Menurut BanjarmasinPost, banyak yang beranggapan bahwa cadel adalah ketidakmampuan untuk mengucapkan huruf “r”, tetapi sebenarnya perlu Anda ketahui bahwa cadel lebih dari itu. Cadel adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pengucapan suara yang khas. Misalnya, pengucapan huruf “r” tidak utuh sehingga terdengar seperti huruf “l” atau pengucapan huruf “s” menjadi “th”.

Terdapat beberapa tahap perkembangan kemampuan bicara pada anak, yakni mulai dari tahap pertama usia 12-17 bulan, tahap kedua usia 18-24 bulan dan tahap ketiga usia 25-36 tahun. Pada tahap ketiga inilah anak akan lebih jelas pelafalan kata yang ingin ia sampaikan. Namun, jika dirasa ia berbicara cadel, perlu Anda ketahui berikut ini penyebab anak bicara cadel:

1. Koordinasi Bibir dan Lidah Kurang Matang
Kemampuan mengucapkan kata-kata secara sempurna tidak dapat dipisahkan dari salah satu sistem saraf otak yang mengatur fungsi bahasa, yakni area broca yang mengkoordinasikan alat-alat vokal dan area wernickle untuk pemahaman terhadap kata-kata. Jika hal demikian terjadi, hal yang dapat Anda lakukan yakni dengan mengajarkan anak sesering mungkin untuk mengucapkan kata-kata dari huruf yang tidak bisa dia ucapkan secara jelas. Ini akan membantu dua sistem saraf otak di atas untuk memahami kata-kata lebih dalam sehingga koordinasi bibir dan lidah bisa menjadi lebih matang.

2. Tongue Tie
Tongue tie (ankyloglossia) adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada terjadinya perbedaan dalam bagian yang disebut frenulum linguae. Frenulum linguae adalah jaringan di bawah lidah yang menghubungkan dasar mulut dengan lidah. Adanya perbedaan panjang dan pendek dalam frenulum linguae inilah yang menyebabkan lidah anak sulit bergetar sehingga pergerakannya terbatas dan ia pun sulit untuk mengucapkan jenis huruf tertentu.

3. Lidah Terlalu Menjorok ke Luar Gigi
Ketika menginjak usia lima tahun, biasanya anak telah beralih dari ASI ke susu formula dan menggunakan botol untuk meminumnya. Nah, kebiasaan menggunakan dot ini bisa membuat lidah kecil terdorong ke antara gigi depannya. Hal ini dapat memicu terjadinya cadel pada anak, terutama saat mengucapkan huruf “s” dan “z”. Untuk itu, Anda bisa mulai pelan-pelan mengajarinya untuk minum menggunakan sedotan. Gerakan menghisap dengan sedotan akan melatih kekuatan motorik dari mulut anak. Hal tersebut bisa mengembangkan kemampuan anak dalam berbicara.

Tips Menyembuhkan Cadel pada Anak

1. Ajak anak untuk memainkan permainan yang dapat melatih kekuatan motorik mulutnya, seperti mencium terompet mainan atau meniup gelembung air sabun.

2. Saat berbicara dengan anak Anda, jangan gunakan bahasa yang dicadel-cadelkan. Bantu anak Anda mengoreksi setiap kata yang salah diucapkannya. Perhatikan pilihan kata sehingga anak tidak merasa “diserang”.

3. Jika anak terlihat asik mengisap ibu jarinya, segera lepaskan. Mengisap jempol dapat memicu terjadinya cadel.

4. Ketika anak masih cadel sampai usia tujuh tahun, segera berkonsultasi pada dokter spesialis anak. Mereka biasanya akan merujuk pada ahli terapi bicara.

Demikian penyebab anak bicara cadel dan tips menyembuhkannya, saat Anda ketahui si kecil mulai berbicara cadel maka Anda bisa dengan cepat menyembuhkannya supaya ‘cadel’nya tidak terbawa hingga dia dewasa. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + 8 =

%d bloggers like this: