Langkah-Langkah Mendidik Anak yang Manja

Anak-anak yang memiliki kepribadian baik, sopan, dan perilaku yang dapat diandalkan adalah harapan setiap orang tua. Maka tidak heran, jika banyak orang tua yang melakukan segalanya untuk mewujudkan keinginannya termasuk menyediakan berbagai fasilitas kebutuhan anak. Namun, tindakan seperti ini malah mendorong anak untuk berperilaku manja. Jika hal demikian terjadi, segera ketahui langkah-langkah mendidik anak yang manja karena sifat seperti ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi perkembangan si anak.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Pola asuh anak
– Cara mengatasi anak manja

Banyak sekali penyebab anak sering berperilaku buruk, termasuk senantiasa menfasilitasi apa saja yang diinginkannya sehingga ia akhirnya menjadi manja dengan Anda. Ketika mengasuh anak manja, beberapa orang tua terkadang bisa kehilangan kesabaran dalam menanganinya. Anak manja cenderung keras dan agresif, bahkan beberapa dari mereka dapat menjadi seperti anak nakal yang dapat merusak segalanya. Namun, meskipan Anda membenci perilaku anak yang seperti itu, segera ketahui langkah-langkah mendidik anak yang manja sehingga Anda dapat menghadapinya dengan cara yang baik:

Jangan bereaksi
Jika Anda berteriak atau menampar anak itu akan merusak mental dan situasinya, ia dapat memberikan kebisingan dua kali lipat di dalam rumah, serta masalah Anda dapat bertambah lebih banyak lagi.

Berikan perhatian
Sebenarnya anak manja membutuhkan perhatian. Dia mencoba mengatakan sesuatu dan dia berharap Anda bisa mendengarkan atau memperhatikannya. Jika Anda mengabaikan, ia mungkin dapat melakukan lebih banyak dan lebih banyak lagi hal manja lainnya.

Tetap bersabar
Cobalah untuk membuat anak Anda berbicara dengan mengalihkan perhatiannya ke hal lain. Terkadang, Anda bisa menawarkan permen atau cokelat kepadanya, sehingga dia mulai patuh dan menurut dengan apa yang Anda katakan. Akan tetapi jangan selalu sering membiasakan hal ini. Dikutip Kompas.com, hindari marah bila anak “lama” melakukan sesuatu. Ingat, segala sesuatu butuh proses.

Beri penjelasan yang mudah dimengerti anak
Setelah mengamuk dan energi anak mereda, jelaskan kepadanya mengapa perilaku seperti itu buruk atau tidak baik untuk dilakukan. Katakan padanya bahwa akan ada konsekuensi untuk perilaku seperti itu, dan secara sosial tidak dapat diterima.

Konsisten dengan apa yang Anda katakan
Salah satu hal yang sering menyebabkan sifat manja muncul adalah bahwa Anda tidak konsisten dengan apa yang telah Anda katakan kepada anak. Ketika anak-anak meminta sesuatu yang mereka inginkan dan kemudian Anda mengatakan Anda tidak dapat memenuhinya, maka anak itu kemungkinan besar akan merengek atau menangis karena tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jika Anda mengatakan “tidak” di awal, simpan kata itu sampai akhir, sehingga anak belajar mengerti dengan apa yang dia pinta tidak semuanya bisa Anda penuhi.

Berikan pujian
Ketika anak berbuat baik, tidak ada salahnya memuji dia, meskipun apa yang dilakukannya kecil. Dengan terus memuji dia, Anak akan termotivasi untuk melakukan kebaikan yang lain. Atau Anda juga bisa memberikan ciuman dan pelukan saat mereka berbuat baik. Mereka tidak hanya termotivasi untuk melakukan perbuatan baik lainnya, tetapi juga merasakan kasih sayang Anda untuk mereka.

Memberikan hukuman
Memberikan hukuman tidak selalu buruk untuk si anak. Memberikan hukuman yang tepat kepada anak akan membuat anak belajar untuk tidak mengulang yang buruk kembali. Misalnya, Anda dapat menyita barang atau mainan favoritnya saat anak tidak merapikan kamar atau tempat tidurnya.

Tunjukkan perilaku baik dan buruk pada anak
Menceritakan perilaku baik yang harus dilakukan anak Anda adalah hal biasa, tetapi Anda juga harus menjelaskan setiap kebiasaan buruk atau perilaku buruk yang terjadi di sekitar anak Anda. Misalnya, ketika Anda pergi ke suatu tempat dan melihat anak lain merengek atau mengamuk untuk sesuatu, beri tahu anak Anda bahwa itu adalah hal yang buruk dan jelaskan konsekuensi yang akan terjadi jika dilakukan.

Demikian langkah-langkah mendidik anak yang manja, Anda harus senantiasa mengerti dan memahami karakter sang anak. Jika karakter tersebut dirasa buruk, cobalah untuk memberikannya penjelasan dengan baik agar ia bisa menerimanya sehingga ia tidak menggulanginya kembali. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 3 =

%d bloggers like this: