Penyebab Produksi ASI Keluar Sedikit

ASI merupakan makanan terbaik yang sangat dibutuhkan sang bayi. Namun, beberapa ibu terkadang mengalami masalah dalam menyusui, misalnya produksi ASI terlalu sedikit. Hal ini akan membuat ibu gelisah bahkan cenderung menyalahkan diri sendiri karena tidak bisa memenuhi kebutuhan ASI bayinya. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami membahas 6 penyebab produksi ASI ibu keluar sedikit agar ibu bisa mengetahui penyebab dan solusi terbaik mengatasinya.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Pentingnya ASI
– Penyebab produksi ASI sedikit & solusi mengatasinya

Berikut 6 penyebab produksi ASI ibu keluar sedikit yang perlu Anda ketahui :

1. Masalah Hormonal & Endokrin
Wanita yang memiliki masalah hormonal yakni terlalu rendah atau terlalu tingginya kadar tiroid, hipertensi dan diabetes adalah beberapa penyebab wanita sulit hamil. Begitu mereka memiliki kelahiran yang sukses, hal itu pun akan mempengaruhi kemampuan mereka memproduksi susu. Untuk mengatasi masalah ini Anda bisa menjalani perawatan untuk kembali meningkatkan produksi susu seperti berkonsultasi pada klinik laktasi.

2. Tidak Menyusui di Malam Hari
Bayi yang jarang bahkan tidak mendapatkan ASI di malam hari akan mempengaruhi berat badan mereka. Setiap ibu memiliki kemampuan yang berbeda untuk menyimpan ASI di payudaranya. Dengan tidak menyusui di malam hari, produksi susu ibu akan menurun. Menurut Kompas.com, cobalah untuk tetap membuatnya terbangun dan menyusuinya di malam hari, agar payudara Anda mendapatkan stimulus. Intinya, menyusui di malam hari penting untuk menjaga agar produksi susu tetap stabil.

3. Penggunaan Kontrasepsi Hormonal
Ibu menyusui yang menggunakan kontrasepsi hormonal merasakan adanya perubahan dalam produksi susu yang berkurang. Hal ini memang bisa terjadi jika ibu mulai mengonsumsi pil KB sebelum bayi mereka berumur empat bulan. Cara mudah untuk meningkatkan kembali produksi ASI adalah dengan berhenti mengonsumsi pil KB tersebut. Sebelum melakukannya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda dan mencari tahu metode kontrasepsi mana yang tepat.

4. Membuat Jadwal Menyusui
Payudara memang bisa menghasilkan ASI secara terus menerus, tetapi itu semua tergantung seberapa sering payudara itu kosong. Seorang ibu bisa menghasilkan susu lebih sering saat payudaranya mulai mengosongkan dan produksi susu akan menurun saat payudara penuh. Jadi menyusui bayi sesering mungkin akan membantu produksi ASI meskipun ASI sedikit namun hisapan bayi dapat membantu meningkatkan produksi susu. Dengan demikian sang ibu tidak perlu menyerah untuk tetap memberikan ASI, jika perlu buat jadwal menyusui sesering mungkin atau kapan pun dia meminta, payudara ibu akan menjadi kosong lebih cepat dan kembali memproduksi ASI.

5. Masalah Anatomi yang Membuat Sulit Menghisap
Bayi yang memiliki masalah anatomi di tubuh mereka dapat mengalami kesulitan saat mengisap. Misalnya, bayi yang memiliki lidah pendek (Tongue-tie). Akibatnya mulut bayi tidak bisa menempel dengan baik pada puting susu sehingga kemampuan mengisap ASI berkurang. Bayi yang memiliki masalah ini akan mengalami kenaikan berat badan yang tidak maksimal. Jika hal ini dialami bayi Anda, Anda bisa membawanya ke dokter spesialis. Setelah diatasi oleh dokter, kemampuan bayi untuk menghisap ASI akan meningkat secara signifikan.

6. Operasi Payudara
Operasi payudara bisa dilakukan baik karena alasan medis maupun kecantikan yang akan mengalami gangguan pada produksi susu. Bahkan tindik di daerah puting juga bisa dikategorikan sebagai operasi payudara dan mempengaruhi produksi susu. Seberapa besar efek operasi payudara, semuanya tergantung pada prosedur pembedahan yang dilakukan, berapa lama sudah berlalu dan apakah saat persalinan ada komplikasi atau tidak yang bisa melukai payudara. Tidak semua wanita mengalami kondisi yang sama, ada beberapa wanita yang telah melakukan operasi payudara masih bisa memberikan ASI dengan lancar sampai usia enam bulan. Tetapi beberapa wanita lainnya yang serupa membutuhkan bantuan ahli dan suplemen.

Itulah 6 penyebab produksi ASI ibu keluar sedikit, kondisi tubuh setiap ibu sangatlah berbeda. Mintalah saran dari dokter apa yang harus dilakukan jika memang produksi ASI tidak memadai. Ingat, kesehatan dan kebutuhan bayi adalah yang terpenting. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + nine =

%d bloggers like this: