Jenis Sayuran Terbaik untuk MPASI si Kecil

Banyak ibu masih bingung mempertanyakan MPASI untuk bayinya. Apalagi untuk ibu baru yang belum sempat merawat dan membesarkan bayinya. Untuk makanan pelengkap bayi 6 bulan, sayuran harus disertakan dalam daftar nutrisi wajib sehari-hari. Sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi sebagai pendukung tumbuh kembang si kecil. Maka dari itu kami rangkumkan jenis sayuran terbaik untuk MPASI si kecil.

Ibu pasti sangat senang melihat tumbuh kembang si kecil yang semakin membanggakan. Setelah usianya 6 bulan, ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Karena itu harus dberikan makanan lain, yakni MPASI atau makanan pendamping bayi paling awal (>6 bulan).

Rasa sayuran yang hambar biasanya kurang disukai oleh anak-anak. Karena itu, sebaiknya Anda mulai mengenalkan bayi Anda untuk mengonsumsi sayuran sejak dini sehingga ia terbiasa mengkonsumsi bahkan sampai ia dewasa nanti.

Berikut adalah beberapa sayuran terbaik yang bisa Anda pilih sebagai makanan pendamping ASI :

Brokoli
Brokoli adalah salah satu sayuran yang termasuk dalam kelas super food, yaitu makanan yang memiliki manfaat super saat dikonsumsi. Brokoli mengandung kadar Folat, Vitamin C, Vitamin K, zat besi dan potasium (potassium) tinggi. Sayuran hijau mengandung kandungan kalori rendah namun sangat kaya akan mineral, vitamin, serat dan anti oksidan. Brokoli juga mengandung vitamin yang cukup lengkap, termasuk vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E dan vitamin K.

Wortel
Sayuran ini kaya akan beta karoten, vitamin A yang sangat penting untuk kesehatan kulit, mata, dan menguatkan kekebalan tubuh. Sayuran berwarna jingga ini juga mudah dicampur dengan jenis makanan lainnya.

Kentang
Kentang kaya serat, vitamin C, vitamin B6, zat besi, dan fosfor. Vitamin C, misalnya, diperlukan untuk menjaga kekebalan tubuh, sementara vitamin B6 berfungsi menjaga saraf bayi.

Ubi Jalar
Ubi jalar yang berwarna kuning, merah, dan putih memiliki rasa manis dan mengandung serat, vitamin A, beta karoten, kalsium, folat, dan kalsium yang dibutuhkan bayi.

Labu kuning
Labu yang memiliki rasa manis dengan tekstur lembut mengandung serat, beta karoten, vitamin B1, vitamin C, kalsium, fosfor, kalium, zat besi dan sodium. Kandungan di dalamnya dapat mencegah penyakit jantung dan menyembuhkan radang, stroke, dan sumber gula rendah kalori.

Labu Madu
Labu madu atau butternut squash ini hampir sama dengan labu kuning, hanya berbeda bentuk. Labu ini mengandung, antara lain serat, vitamin C, vitamin B6, potassium, yang dapat mencegah penyakit jantung, memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Bayam
Sayuran hijau ini penting dalam mendukung perkembangan otak bayi. Vitamin dan mineral di dalamnya juga sangat banyak, yang mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, asam folat, kalsium, fosfor, zat besi, dan mangan. Terdapat juga bayam merah yang memiliki kandungan kalsium yang lebih tinggi. Selain itu, bayam merah juga kaya akan vitamin A, B1, C, dan zat besi.

Dalam pengolahan sayuran ini, kupas dan potong kecil-kecil lalu direbus atau dikukus sampai empuk. Kemudian blender dan beri sedikit air bekas rebusan. Yang terpenting pastikan teksturnya lembut sehingga si Kecil mudah menelannya. Kuncinya adalah bersabar dan melakukannya secara bertahap, karena si kecil harus menyesuaikan diri dengan makanan barunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =

%d bloggers like this: