Jenis Jamu Pasca Melahirkan

Perubahan bentuk tubuh setelah bersalin menjadi kekhawatiran tersendiri bagi seorang wanita. Bahkan dalam kehidupan orang Jawa, para ibu yang baru melahirkan biasanya akan rajin mengonsumsi jenis jamu pasca melahirkan yang bertujuan untuk mengembalikan kondisi tubuhnya setelah berjuang dengan susah payah melahirkan buah hati tercintanya.

Hal ini kerap kali menjadi salah satu pemicu seorang ibu menjadi baby blues atau feeling blue seusai melahirkan. Oleh karena itu dukungan dari suami dan orang sekitar, sangat diperlukan untuk mengurangi perasaan khawatir yang timbul pada ibu. Jamu adalah salah satu perawatan tradisional pasca melahirkan yang memberi banyak manfaat, salah satunya mengembalikan stamina setelah berjuang keras di ruang persalinan dan juga bermanfaat membantu proses penyembuhan luka, mengembalikan bentuk tubuh secara perlahan serta untuk percepatan produksi ASI. Berikut jenis jamu pasca melahirkan yang bisa Anda konsumsi:

1. Jamu Daun Pepaya
Daun pepaya bermanfaat membantu mengembalikan bentuk tubuh pasca melahirkan. Bukan rahasia lagi, wanita yang baru melahirkan biasanya badannya melebar dan tidak menarik. Bagi wanita, ini adalah bencana dan mimpi buruk. Maka dari itu, ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat ramuan jamunya.

Bahan:
– 7 gram daun pepaya
– 10 gram kayu rapet
– Daun jinten
– 10 gram daun sendok
– 7 gram daun iler
– 7 gram daun sambilonto
– 7 gram asam jawa

Cara Membuat:
Semua bahannya kemudian ditumbuk halus, tapi mintalah seseorang untuk membantu Bunda, karena Anda tidak boleh terlalu lelah. Kemudian rebuslah dalam dua gelas untuk didihkan dan diminum dua kali sehari.

2. Jamu Kunyit Asam
Ramuan lain yang bisa Anda konsumsi sebagai pengobatan tradisional setelah melahirkan adalah jamu kunyit asam. Kunyit adalah salah satu bahan alami yang mengandung senyawa anti inflamasi yang bisa membantu mempercepat pemulihan tubuh Anda setelah melahirkan. Manfaat dari jamu kunyit asam ini juga membantu mengencangkan otot yang kendur setelah Anda melahirkan. Membuat jamu kunyit asam memang susah-susah gampang. Berikut cara buatnya.

Bahan:
– 4 ruas jari kunyit
– Asam Jawa secukupnya
– 3 gelas air
– Gula jawa atau madu (optional)

Cara Membuat:
Parut kunyit sampai halus jika Anda tidak ingin repot bisa menggunakan blender. Campurkan kunyit dan asam. Rebus dengan tiga gelas air sampai mendidih, beri tambahan madu atau gula jawa untuk mengurangi rasa asamnya.

3. Jamu Beras Kencur
Jamu beras kencur sendiri merupakan salah satu bahan alami yang bisa diolah dan dibuat sendiri untuk mengatasi perut dan rahim yang melonggarkan, jadi singset dan ramping seperti sebelum melahirkan. Mengkonsumsi jamu beras kencur secara teratur juga dapat mengurangi infeksi rahim.

Bahan:
– 4 sdm beras
– Sepotong kencur
– 125 gr gula merah
– Sepotong jahe, kunyit dan kencur
– 1 sdm asam
– 1 bh jeruk nipis
– Secukupnya daun pandan dan garam

Cara Membuat:
Pertama, rendam beras selama 3 jam, sedangkan gula, kunyit, jahe, kencur, daun pandan, direbus dalam 3 gelas air. Setelah mendidih, diamkan sejenak lalu saring dan pisahkan airnya. Giling beras sampai halus lalu campurkan air rebusan rempah tadi sedikit demi sedikit ke dalam tepung hasil penggilingan beras. Aduk rata, lalu saring campurannya menggunakan saringan kasa atau teh. Kemudian peras air jeruk nipis pada air yang telah disaring, dan tambahkan gula merah dan garam secukupnya.

Jamu tradisional ini memang masih banyak dijual berjalan di sekitar kompleks perumahan masyarakat. Namun, akan lebih baik jika Bunda membuat jamu tradisional sendiri. Semoga bermanfaat Bunda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − five =

%d bloggers like this: