Pemilihan Stroller yang Tepat untuk Bayi

Bagi bayi atau balita yang belum bisa berjalan, stroller akan sangat membantu saat Anda ingin mengajaknya jalan-jalan ke luar rumah. Walaupun demikian, Anda tidak boleh membeli sembarang stroller bayi. Terlebih lagi di pasaran saat ini sudah banyak sekali berbagai pilihan jenis dan model stroller, sehingga faktor keamanan bayi harus tetap di utamakan. Berikut ini kami sertakan beberapa cara dalam pemilihan stroller yang tepat untuk bayi.

Jenis Stroller Sesuai dengan Kebutuhan
1. Stroller bayi standar
Stroller standar merupakan jenis kereta bayi yang paling umum, dengan model tempat duduk yang nyaman dan empuk. Sandarannya pun bisa diatur sesuai kebutuhan bayi. Jenis kereta bayi ini juga memiliki berbagai jenis posisi duduk bayi. Ada posisi duduk bayi yang menghadap ke depan dan ada yang menghadap ke arah orang tua. Biasanya jenis kereta dorong bayi ini memiliki area penyimpanan di bagian bawah jok. (Baca juga: Review Perego Pop Up Seat Sportivo Stroller Bayi)

2. Umbrella Stroller
Stroller jenis ini memiliki bobot paling ringan. Biasanya stroller ini tidak memiliki aksesoris tambahan, seperti rak atau keranjang penyimpanan. Tapi keunggulan stroller ini adalah ukurannya yang kecil sehingga mudah untuk disimpan dan longgar. Kemudian, harganya lebih murah. Umumnya stroller digunakan untuk bayi yang bisa duduk sendiri, dari rentang selama 6 bulan atau lebih.

3. Travel stroller
Stroller jenis ini adalah stroller bayi multifungsi yang menggabungkan konsep stroller biasa dengan jok mobil bayi. Bahkan stroller ini bisa dipasang di mobil untuk bayi duduk di kursi saat dalam perjalanan, dan dilepas untuk Anda bawa saat bayi berjalan setelahnya. Stroller ini juga bisa memakai rangkai, untuk beroperasi seperti kereta dorong pada umumnya.

4. Jogging stroller
Sesuai namanya, kereta bayi ini ditujukan bagi Anda yang ingin mengajak bayi berolahraga atau berjalan-jalan di luar ruangan. Karena itu, kereta dorong ini dibuat dengan roda yang berbeda, dengan tiga roda lebih besar.

5. Double Stroller
Kereta bayi jenis model ini bisa berbentuk berdampingan atau depan belakang. Model stroller berdampingan cocok untuk bayi kembar atau dua bayi dengan barat tubuh yang sama. Sementara model stroller depan-belakang terkadang sulit untuk diarahkan atau dikemudikan.

Pilih Stroller yang Aman dan Nyaman
Sebenarnya stroller bisa digunakan untuk bayi dan balita hingga usia 3-4 tahun, sebelum anak benar-benar bisa berjalan lancar sendiri. Setelah menentukan jenis kereta bayi yang sesuai dengan kebutuhan dan keluarga Anda, ada beberapa hal lain yang perlu dipertimbangkan sebelum membelinya yaitu:

1. Periksa rem di stroller
Beberapa kereta bayi memiliki rem yang mengunci dua roda sekaligus, tidak hanya satu roda secara keseluruhan. Pilihlah stroller dengan rem yang paling mudah Anda gunakan. Kemudian, pastikan rem juga tidak terjangkau oleh tangan anak.

2. Periksa kualitas sabuk pengaman
Sebagian besar kereta bayi memiliki pilihan sabuk pengaman tiga hingga lima kunci. Sabuk pengaman 5 kunci dianggap lebih aman karena akan membantu menjaga pinggang, bahu, dan kaki. Hal ini sangat penting bagi anak yang berumur lebih muda. Perhatikan juga kemudahan cara pasangnya, dan sisi keketatan saat mengelilingi tubuh anak.

3. Perhatikan batas berat
Kereta bayi pada umumnya memiliki batas berat. Jika berat badan anak melebihi batas ini, dikhawatirkan kereta dorong menjadi tidak stabil. Selain itu, hindari menggunakan kereta dorong tunggal untuk digunakan dengan lebih dari satu anak.

4. Pegangan Stroller
Sesuaikan pegangan stroller bayi dengan tinggi badan atau orang dewasa lainnya yang akan mendorongnya. Pegangan stroller harus berada di sekitar pinggang atau sedikit lebih rendah. Agar aman, cari kereta dorong dengan pegangan yang bisa diatur.

5. Pilih kursi yang bisa dikustomisasi
Jika kereta dorong digunakan untuk bayi di bawah usia 6 bulan, pastikan kursi itu bisa disesuaikan sampai hampir terbaring. Pasalnya, anak masih belum bisa menunjang kepala dan duduk dengan sempurna. Di atas usia, posisi kursi berbaring perlu memberikan kenyamanan saat tidur.

6. Periksa tempat untuk meletakkan kaki
Hindari membeli stroller yang difasilitasi dimana kaki dipisahkan dari kaki kanan dan kiri. Sebaiknya cari tempat kaki yang tidak terpisah, untuk menghindari kaki anak terjebak diantaranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × three =

%d bloggers like this: