9 Tips Bernafas Yang Baik Saat Melahirkan

Mengetahui tata cara bernafas pada saat akan melahirkan tentunya sangat penting bagi Anda yang sedang menjalani masa kehamilan. Dengan mengetahui cara bernafas yang baik akan dapat membuat persalinan yang akan Anda lewati menjadi lebih lancar, Anda juga dapat merencanakan teknik pernafasan dengan baik hal ini tentunya sangat membantu Anda untuk dapat merasa lebih nyaman pada saat proses melahirkan berlangsung.

Tips Bernafas Yang Baik Saat Melahirkan

Pada awal mulanya Anda juga dapat bernafas dengan lambat yang sangat diperlukan saat awal persalinan dan juga sangat dianjurkan untuk menggunakannya selama proses ini. Lalu Anda dapat menggantinya dengan bernafas yang ringan atau dengan beberapa cara pernafasan paling enak untuk Anda. Sekarang ini masih banyak yang menggunakan teknik dengan pernafasan yang lambat saat proses persalinan. Pernafasan dengan menggunakan teknik yang lebih lambat juga dapat membantu menjadikan Anda merasa lebih rileks.

Berikut ini adalah beberapa tips pernafasan yang baik saat melahirkan yang dapat Anda terapkan :

1. Pada saat terjadi kontraksi sebaiknya Anda menarik nafas yang dalam dengan perlahan yang menggunakan hidung lalu secara perlahan Anda dapat hembuskan nafas melalui mulut dalam nafas yang panjang namun stabil. Sebaiknya Anda membuat otot-otot di bagian wajah menjadi lebih rileks. Anda juga dapat menghentikan pernafasan dengan cara desahan nafas yang panjang.

2. Sebaiknya pada saat puncak kontraksi Anda lebih memfokuskan perhatian pada pernafasan yang harus lebih teratur agar lebih santai dan juga nyaman.

3. Usahakan untuk selalu memperlambat nafas apabila Anda mulai bernafas dengan ritme yang terlalu cepat ketika akan menghadapi kontraksi.

4. Ketika nafas dengan terlalu cepat, sebaiknya Anda berhenti sebentar lalu mengambil nafas yang dalam. Lakukan hal ini secara berkala agar dapat menjadikan Anda lebih memperlambat nafas.

5. Sebaiknya Anda menarik nafas dengan cepat namun sebaiknya Anda mengeluarkan mengeluarkan nafas dengan mulut yang sedikit terbuka. Hal ini juga dapat membantu Anda agar lebih rileks. Pada saat melakukan persalinan Anda juga diperbolehkan untuk mengeluarkan suara bahkan berteriak.

6. Agar lebih merasa rileks sebaiknya Anda bernafas dengan menggunakan dada dan perut sehingga ketika menarik nafas pada keduanya akan mengembung, dan pada saat Anda mengeluarkan nafas semuanya akan kembali dengan bersamaan.

7. Usahakan untuk tidak tergesa – gesa dalam bernafas. Anda juga tidak disarankan untuk melakukannya dengan panik atau dengan nafas yang terengah – engah. Anda akan lebih mudah merasa lelah dan tentu saja hal ini akan mengurangi oksigen yang masuk ke dalam tubuh yang dapat menyebabkan hiperventilasi.

8. Anda juga tidak harus terburu – buru dalam bernafas karena hal ini akan mengakibatkan produksi karbon dioksida menjadi terlalu banyak. Hal ini dapat menyebabkan kepada Anda menjadi pusing dan merasa kesemutan di beberapa bagian tubuh.

9. Sebaiknya pada saat mengedan Anda juga tidak menahan nafas karena dengan menahan nafas akan menghalangi bayi Anda dari pasokan oksigen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + fourteen =

%d bloggers like this: