Tanda-Tanda Kanker Bola Mata Pada Anak

Sadarilah bahwasanya semua penyakit datang tidak memandang usia, bahkan penyakit seperti kanker pun bisa diderita oleh si kecil. Ini akan menjadi momok yang menakutkan jika ada salah satu keluarga menderita penyakit tersebut. Salah satu penyakit yang sering ditemukan pada anak yakni retinoblastoma atau kanker yang menyerang lapisan retina mata, bagian mata yang paling sensitif terhadap cahaya. Berikut tanda-tanda kanker bola mata pada anak.

Dalam artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Tentang retinoblastoma
– Faktor penyebab
– Tanda-tanda
– Pengobatan
– Pencegahan

Sebagai orang tua, penting untuk Anda tahu & cegah kerusakan mata pada anak, karena mata merupakan organ yang vital yang sangat penting untuk dijaga kesehatannya. Retinoblastoma dapat menimbulkan risiko kebutaan, jika tidak terdeteksi sejak dini, Bahkan, jika orang tersebut tidak mendapatkan perawatan yang tepat, sel kanker tersebut dapat menyebar ke jaringan tubuh lain dan menyebabkan kematian.

Faktor Penyebab
Retinoblastoma adalah jenis kanker yang terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun dan tidak terjadi di orang dewasa. Ini karena sel-sel tubuh anak berbeda dari sel tubuh dewasa. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kanker pada anak. Dugaan mengarah pada interaksi 4 faktor, yaitu genetik, kimia, virus, dan radiasi. Dalam retinoblastoma atau sering disebut mata kucing, faktor genetik paling dominan.

Tanda-Tanda
Dikutip dari Liputan6.com, seringkali anak belum mampu mengekspresikan rasa sakit yang ia alami. Untuk itu, Anda perlu secara proaktif mendeteksi kelainan pada bola matanya. Jika Anda menemukan tanda-tanda berikut di mata anak Anda, bawa mereka ke dokter mata segera:
– Mata merah dan nyeri
– Radang pada jaringan bola mata
– Juling
– Penglihatan kabur (buram)
– Kornea mata membesar
– Ada bintik-bintik putih pada pupil mata

Deteksi dini juga dapat dilakukan melalui metode “tes lihat merah”, yang diperiksa oleh petugas kesehatan menggunakan perangkat oftalmoskop. Sekilas, bentuk alat ini seperti senter, dan digunakan untuk menentukan keadaan retina mata. Mendeteksi dini retinoblastoma sangat penting karena keberhasilan dan harapan anak untuk sembuh lebih tinggi.

Jika retinoblastoma terdeteksi dini, kemungkinan seorang anak terbebas dari sel kanker hingga 80%. Namun, jika sudah pada stadium akhir yang terlambat untuk menerima perawatan medis, tidak hanya kemungkinan penyembuhan yang menipis, harapan untuk bertahan hidup bahkan hanya 25%.

Pengobatan
Terdapat tiga metode pengobatan yang umumnya diterapkan untuk mengobati retinoblastoma, yaitu:

1. Operasi
Tindakan ini diambil, jika kondisi kanker telah memburuk dan tidak ada metode pengobatan lain yang bisa dilakukan. Pada tindakan ini akan dilakukan pengangkatan bola mata, melepaskan otot dan jaringan yang terkena kanker. Kemudian akan ada bola mata palsu (protesa) untuk mengisi rongga mata. Protesa ini hanya menjalankan fungsi estetika, tidak bisa digunakan untuk melihat. Dampak biasanya perlu diganti setahun sekali.

2. Kemoterapi
Tindakan ini dilakukan, jika ukuran tumor belum terlalu besar. Metode ini bertujuan untuk merusak sel kanker dan menghentikan pembelahannya pada organ yang terkena kanker. Cara pengobatannya menggunakan zat kimia yang dimasukkan melalui media infus, suntikan, atau obat-obatan yang diminum.

3. Radioterapi
Terapi ini menggunakan energi sinar-X untuk menghancurkan sel-sel kanker, dan mengendalikan pertumbuhannya.

Pencegahan
Anak-anak yang sudah menjalankan gaya hidup sehat sekalipun, belum tentu terhindar dari kanker bola mata ini. Namun, tidak ada salahnya Anda menerapkan perilaku ‘CERDIK’ untuk si kecil.

C: Cek dan periksa kesehatan secara teratur
E: Enyahkan asap rokok
R: Rajin aktivitas fisik
D: Diet sehat dan seimbang
I: Istirahat yang cukup
K: Kelola stress

Demikianlah, tanda-tanda kanker bola mata pada anak sekaligus pengobatan dan pencegahannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × five =

%d bloggers like this: