Selain Menangis, Ketahui Berbagai Tanda Bayi Lapar

Bagi setiap ibu, memberikan bayi asupan makanan bergizi (ASI) merupakan hal yang wajib dilakukan. Terkadang saat menyusui bayi, ibu senantiasa bertanya-tanya di dalam hati. Apakah si bayi masih lapar? Apakah si bayi sudah kenyang? Karena seperti yang Anda tahu bayi belum bisa mengungkapkan sesuatu selain menyampaikannya dengan menangis atau merengek. Namun sebenarnya selain menangis, ketahui berbagai tanda bayi lapar yang kami uraikan pada kesempatan kali ini.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Tahapan tanda bayi lapar
– Tanda bayi yang kenyang

Mayoritas para ibu berpikir bahwa menangis adalah tanda bayi yang lapar. Ini tidak sepenuhnya salah, menangis memang tanda bayi yang lapar, akan tetapi itu pertanda bayi itu sangat lapar (artinya Anda sudah terlalu lama membiarkan bayi tidak makan). Dikutip dari Kompas.com, agar Anda tidak salah menebak keinginan si bayi dan buru-buru menyusuinya, sebaiknya Anda kenali tanda-tanda bayi lapar sehingga mempermudah Anda memberi makan bayi dengan tepat, sebelum dia menangis keras. Berikut adalah tiga tahapan tanda bayi yang lapar.

1. Tahap Awal
– Menjilati atau mengecap bibirnya
– Mengisap tangan, bibir, pakaian, mainan, jari dan apapun yang ada didekatnya
– Menjulurkan lidah
– Membuka dan menutup mulutnya
– Mengisap kepalan tangannya
– Melakukan gerakan rooting refleks seperti memutar kepala ke kanan dan ke kiri seolah mencari sesuatu

2. Tahap Aktif
– Memutar kepalanya ke arah dada (payudara) Anda
– Meningkatkan gerakan kaki dan tangan
– Menarik-narik pakaian Anda seperti mau menyusu
– Menggeliatkan badannya seperti gelisah
– Bernapas dengan cepat atau rewel. Rewel menjadi momok yang membuat para ibu pusing menghadapinya, jika hal ini terjadi Anda tidak perlu khawatir karena terdapat 8 cara mengatasi bayi rewel pada siang dan malam hari yang kami pernah bahas pada artikel sebelumnya.
– Bangun dari tidur dan kembali tidur dalam waktu yang cepat
– Merengek atau menggerutu
– Gerakan mata cepat saat tidur
– Terlihat tidak nyaman
– Menekan dada atau lengan secara terus menerus
– Bayi yang lapar dapat terus menunjukkan ketertarikan untuk mengisap bahkan setelah menyelesaikan botol pertama atau payudara pertama. Ini menunjukkan bahwa si kecil ingin tambah. Bayi yang usianya di atas 4 bulan bahkan mungkin tersenyum saat menyusui, menunjukkan minat mereka untuk melanjutkannya.

3. Tahap Terlambat (Sangat Lapar)
– Wajah dan kulit memerah
– Menolehkan kepalanya dengan panik dari satu sisi ke sisi yang lain.
– Menangis adalah tanda terakhir. Tangisan bayi yang lapar umumnya terdengar pendek, bernada rendah, serta mengencang dan mereda.

Ketika bayi sudah mulai kenyang, bayi akan menyampaikan tanda- tanda bahwa dia sudah selesai. Tanda-tanda bayi sudah kenyang, seperti memalingkan kepalanya dari sumber makanan, menutup mulutnya, berhenti atau memperlambat isapan (jika bayi menyusui), melepaskan puting, sendok atau makanannya, terlihat tenang dan rileks.

Menangis jadi cara terakhir bagi bayi bahwa ia sangat lapar, jadi sebelum ia menangis dan merengek Anda harus tahu tanda-tanda bayi yang lapar dan pastikan bayi Anda sudah makan dengan kenyang dan cukup. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 2 =

%d bloggers like this: