Cara Memilih Popok yang Tepat Sesuai Usia Bayi

Popok merupakan salah satu kebutuhan mendasar bayi sejak dia dilahirkan. Dengan kemajuan zaman, popok sudah tersedia dengan berbagai jenis dan keunggulannya masing-masing. Popok bayi memiliki berbagai manfaat yang dapat memudahkan Anda untuk mengurus si kecil ketika tengah melakukan bepergian. Untuk itu pada kesempatan ini kami membahas cara memilih popok yang tepat sesuai usia bayi, agar Anda tidak salah memilih popok untuk sang buah hati.

Dalam artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Tentang popok bayi
– Cara memilih popok sesuai usia
– Waktu yang tepat mengganti pokok
– Cara mencegah iritasi popok

Setiap orang tua pastinya sering khawatir tentang apa yang dikenakan oleh si buah hati, maka memilih popok bayi adalah masalah yang selalu harus diperhatikan. Di bawah ini cara memilih popok yang tepat sesuai dengan usia bayi Anda.

1. Usia 0 sampai 3 bulan
Pada usia dini seperti 0-3 bulan, kulit bayi masih sangat sensitif, sehingga Anda perlu mencari popok yang lembut dan bisa digunakan senyaman mungkin untuknya. Jika Anda memilih untuk menggunakan popok sekali pakai, pilih popok yang memakai perekat pinggang bukan popok yang berbentuk celana. Anda juga perlu untuk menyesuaikan ukuran popok sekali pakai ini dengan berat kecil. Lebih baik lagi jika Anda menggunakan clodi (cloth diaper) atau popok kain yang bisa dicuci karena dengan popok jenis ini Anda bisa memilih sendiri bahan kainnya. (Baca Juga: 9 Popok Kain VS Popok Sekali Pakai)

2. Usia 4 sampai 19 bulan
Pada usia ini, anak-anak akan secara aktif mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Dia akan belajar merangkak, berdiri, berjalan, dan bermain. Untuk mendukung aktivitasnya yang semakin aktif dalam beraktivitas, pilih popok sekali pakai yang memiliki pH balance untuk menjaga kelembaban kulitnya. Jika anak sudah mulai berdiri dan berjalan, penggunaan popok berbentuk celana sangat tepat sehingga tidak mengganggu pergerakannya yang sedang aktif bereksplorasi.

3. Usia 20 bulan ke atas
Di usia ini Anda bisa meletakkan popok karena anak benar-benar bergerak aktif. Prioritaskan kenyamanan si kecil, jika bayi Anda mengeluh bahwa popok yang digunakan tidak nyaman, segera cari popok yang sesuai lainnya. Pada usia ini Anda juga perlu mengajar anak-anak untuk melakukan pelatihan toilet (toilet training).

Waktu yang tepat mengganti popok
Dikutip dari Kompasiana.com, saat menggunakan popok sekali pakai, ada baiknya jika popok diganti secara teratur setiap 2 atau 3 jam atau jika popok cukup basah. Meskipun banyak produk mengklaim bahwa popok dapat dipakai hingga 8 sampai 10 jam, tetapi jika popok basah tidak diganti dan dibiarkan bersentuhan langsung dengan kulit hal ini akan menimbulkan masalah seperti iritasi. Salah satu tanda jika popok sudah penuh dan harus diganti adalah bisa tercium melalui bau. Berbeda dengan clodi dimana Anda pasti akan cepat tahu kapan harus diganti.

Cara mencegah iritasi popok
Jika kulit bayi mengalami iritasi, kemungkinan besar kulitnya sensitif. Anda dapat mencegah dan mengobatinya dengan krim khusus untuk ruam kulit. Pilih krim dengan tingkat kelembutan tertinggi, hypo7alergenic, tidak mengandung parfum dan alkohol, memiliki pH netral dan tentunya aman digunakan sehari-hari.

Jika setelah pemakaian krim, kulit yang teriritasi tidak membaik dalam jangka waktu minimal satu minggu, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk perawatan lebih lanjut. Kadang-kadang, ketika area kulit sensitif selalu lembab sebenarnya bisa menumbuhkan jamur sehingga tidak akan cukup jika hanya menggunakan krim biasa. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 14 =

%d bloggers like this: