Tips Mengatasi Anak yang Sensitif

Anak yang tergolong memiliki perasaan sensitif akan sulit untuk mengatasi perasaan tersinggungnya. Sebenarnya hal demikian bisa saja dihilangkan dengan peran serta yang lebih dari kedua orang tuanya. Maka dari itulah pada kesempatan hari ini, Anda dapat mengetahui tips mengatasi anak yang sensitif karena seperti yang Anda ketahui mendisiplinkan anak sensitif memang gampang-gampang susah.

Dikutip dari Merdeka.com, setiap anak memang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Maka dari itu sebagai orang tua sebaiknya mampu memahami putra-putrinya dengan baik. Jika dirasa anak Anda termasuk yang memiliki perasaan sensitif, coba simak di bawah ini beberapa tips mengatasi anak yang sensitif:

Menerima Apa Kondisi Anak
Anak yang lahir dengan perasaan yang lebih sensitif akan mendapat perlakuan labeling dari orang tua dan orang lain di sekitarnya. Padahal efek dari pelabelan pada anak ini dapat membuat anak menjadi pemalu dan cengeng sehingga benar-benar membuat kondisi lebih buruk dan anak menjadi tertutup. Karena itu, orang tua harus menerima kondisi ini dengan lapang dada. Berikan lebih banyak perhatian pada anak dan pikirkan anak sebagai hadiah yang tidak ternilai yang harus dijaga dengan baik. Kesalahan dalam mendidik anak membuat mereka sulit diatur.

Berikan Waktu Istirahat
Perasaan sensitif pada anak, membuat dirinya menjadi mudah lelah dan kadang-kadang dapat mengalami tekanan yang memuncak dalam kondisi stres. Untuk mengatasinya, berikan waktu luang agar anak bisa beristirahat dengan tenang. Bantu anak mendengarkan musik yang lembut dan tenang sambil bersantai di ruangan, atau membaca buku di ruangan yang tidak berisik, atau bahkan ajak ia berbaring di kamar tidurnya dengan kondisi nyaman. Ajarkan anak Anda dengan lembut untuk melakukan kebiasaan tersebut ketika ia sedang merasa lelah atau emosinya tidak stabil.

Menghargai Usaha Anak
Sebagai orang tua sangatlah penting kenali karakter anak sehingga apapun perbuatan baik yang dilakukan anak, cobalah untuk terus memuji dirinya. Ini akan membuat anak merasa dihargai, dan di masa depan amal baik yang dilakukannya akan menjadi kebiasaan. Jika anak melakukan tindakan terpuji seperti ketika anak melempar sampah ke tempat sampah untuk pertama kalinya, puji tindakan baiknya. Kondisi ini menjadi cara untuk mencegah anak merasa sensitif dan anak lebih mandiri daripada sebelumnya.

Membuat Anak Merasa Tenang
Mungkin ketika anak menangis orang tua akan berkata jangan menangis untuk membuatnya berhenti menangis. Tetapi hal tersebut justru membuat anak menjadi lebih kencang lagi suara tangisannya. Jadi cobalah untuk membuat anak Anda merasa lebih tenang, tanyakan apa yang menyebabkan dia menangis dan mengalihkan perhatiannya untuk melakukan kesenangan. Dengan begitu anak akan menjadi lebih kuat untuk mengendalikan diri dan tidak mudah menangis lagi.

Berkonsultasi
Kadang-kadang perasaan sensitif dikaitkan dengan saraf sensorik anak, hal ini juga sangat membutuhkan bantuan ahli seperti dokter anak atau psikolog untuk membantu mengatasi sifat sensitif anak. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan mencari solusi terbaik untuk memperbaiki kebiasaan anak-anak yang kurang baik sehingga masa depannya tidak akan terhalang oleh sifatnya yang sensitif. Ini juga bisa menjadi cara untuk mengatasi rasa takut anak dan cara efektif menangani trauma pada anak-anak.

Demikianlah tips mengatasi anak yang sensitif yang bisa dilakukan oleh orang tua. Setiap anak harus memiliki karakter masing-masing yang perlu Anda pahami dan terima apa adanya. Sehingga Anda dapat meningkatkan kepercayaan diri anak dan perasaan sensitif yang dimiliki akan berangsur hilang dari diri anak Anda. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =

%d bloggers like this: