Cara Merawat Kulit Bayi Sensitif

Tentunya sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk merawat dan menjaga bayinya. Mereka juga berkewajiban agar bayi terhindar dari segala bahaya dan penyakit, salah satunya adalah penyakit kulit yang sangat sering menghampiri si bayi. Sebaiknya Anda harus mencegah hal tersebut terjadi dengan lebih memperhatikan cara merawat kulit bayi sensitif agar kulit bayi bersih, lembab dan sehat.

Menurut para ahli, struktur kulit bayi sangat tipis dengan pH yang mencapai antara 6-7. Sedangkan kulit orang dewasa pHnya sekitar 4,5-6. PH kulit adalah potensi hidrogen atau derajat keasaman pada kulit. Sifat asam ini terbentuk secara alami di kulit kita. Selain menjaga fungsi kelembaban kulit, sifat asam ini juga menghambat pertumbuhan kuman, jamur, dan bakteri. Oleh karena itu, kulit bayi sangat sensitif dan sangat rentan terhadap iritasi. Misalnya gangguan kulit balita seperti ruam popok, bintik merah, dan gatal. Berikut merupakan cara merawat kulit bayi sensitif :

Rutin Mengganti Popok
Hal ini untuk menghindari ruam atau bintik merah pada kulit bayi Anda. Ganti popok minimal 6 sampai 12 kali sehari, tergantung usia bayi. Jangan lupa bersihkan dan keringkan dengan tepat. Gunakan kain katun lembut dan air hangat yang berguna untuk mencegah ruam.

Hindari Produk dengan Wewangian
Pilih produk yang tepat, hindari produk yang menggunakan wewangian. Karena menurut penelitian banyak produk yang menggunakan wewangian menjadi penyebab utama reaksi alergi kulit dan iritasi, terutama untuk kulit yang sensitif.

Pakaian yang Tepat
Pilihlah pakaian yang nyaman untuk kulit bayi. Pilih pakaian yang terbuat dari linen atau katun, karena bahan ini bisa membuat kulit bayi Anda bernafas. Hindari menggunakan pakaian ketat atau berlapis. Hal ini membuat bayi Anda tidak nyaman, begitu juga saat bayi Anda tidur.

Keringkan Kulit Bayi Setelah Mandi
Keringkan kulit bayi setelah mandi, keringkan seluruh bagian tubuhnya dari yang terlihat hingga lipatan-lipatannya. Hal ini dilakukan agar bakteri tidak mudah ditemukan di kulit bayi dan ini juga menyebabkan masalah yang terjadi pada kulit bayi.

Jangan Memandikan Bayi Terlalu Sering
Tidak memandikan bayi terlalu sering terlebih jika dilakukan saat cuaca dingin. Tentunya dengan tingkat udara yang rendah membuat kulit bayi terlihat lebih kering. Anda harus mengkondisikan cuaca saat memandikan bayi, secara umumnya mandi bayi normalnya dua kali sehari.

Berhenti Menggunakan Sabun Anti Bakteri
Berhenti menggunakan sabun anti bakteri seperti pada umumnya, sabun anti bakteri itu bersifat keras, tentunya ini tidak baik untuk kesehatan kulit bayi terlebih pada kulit bayi yang Anda. Pilih sabun bayi yang tidak membuat iritasi, karena segala sesuatu yang berhubungan dengan bayi sangat membutuhkan perhatian dan perlu konsultasi ke dokter.

Pakai Baby Body Lotion
Pakai body lotion pada kulit bayi yang sensitif, hal ini dilakukan agar kulit bayi lebih lembab. Gunakan body lotion yang khusus untuk kulit bayi yang sensitif.

Kenyamanan sang buah hati tentunya menjadi prioritas utama Anda sebagai orang tua. Terlebih jika kulit bayi Anda sensitif, hal ini sangat membutuhkan perhatian khusus dari Anda. Jika kulit bayi Anda menunjukkan gejala ruam dan eksim yang parah, ada baiknya segera pergi ke dokter untuk mencegahnya bertambah parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + six =

%d bloggers like this: