Bentuk dan Ukuran Panggul Penentu Proses Melahirkan

Waktu yang tepat untuk memeriksakan panggul adalah saat awal kehamilan. Karena sebagian dari para wanita yang mempunyai bentuk panggul kurang sesuai untuk melahirkan secara normal. Bentuk dan ukuran panggul penentu proses melahirkan, mengapa bisa demikian?

Hal ini terkait dengan jalur keluarnya janin melalui rahim. Selain itu, ada tidaknya jaringan lunak di bagian dalam panggul juga akan berkontribusi terhadap kondisi seorang wanita, karena ada beberapa kondisi yang mengharuskan persalinan Caesar terjadi.

Gumpalan jaringan lunak yang abnormal di bagian dalam panggul bisa menutup jalan bagi bayi untuk keluar. Gumpalan abnormal seperti itu, yang umumnya ada, adalah fibroid uterus atau mioma, yaitu massa yang muncul melalui jaringan rahim. Umumnya pertumbuhan mioma ini tidak akan menjadi penyebab masalah karena sebagian besar sudah ditemukan di bagian atas uterus. Tapi jika mioma berada di panggul sebelah bawah, jalan lahir untuk bayi bisa tertutup. Meski begitu, tetap saja tidak masalah jika wanita tidak bisa melakukan proses melahirkan normal dari vagina, proses persalinan normal masih bisa dilakukan. Bentuk panggul memberikan informasi tambahan terkait risiko hambatan saat proses melahirkan.

Berikut adalah beberapa bentuk tulang panggul wanita, dan pengaruhnya terhadap proses melahirkan :

1. Android
Bentuk panggul ini menyerupai bentuk segitiga atau hati, dan biasanya ditemukan di panggul laki-laki. Tulang iscium yang menonjol dan lengkungan pubik sempit membuat wanita yang memiliki bentuk panggul ini berisiko mengalami hambatan pada saat melahirkan normal.

2. Platypeloid
Bentuk panggul oval yang memipih. Hal ini dapat menyebabkan janin melewati panggul dengan posisi kepala melintang. Bentuk panggul ini umumnya berisiko saat melahirkan normal.

3. Antropoid
Pada jenis panggul ini, rongga dalamnya berbentuk oval, namun jarak antara bagian depan dan belakang lebih lebar daripada sisi kanan dan kiri. Dinding samping sejajar dan bagian belakangnya cukup lebar untuk menampung bagian belakang kepala bayi. Wanita hamil dengan jenis panggul ini masih bisa melahirkan secara normal, namun tetap harus mempertimbangkan kondisi lainnya.

4. Gynecoid
Ini adalah bentuk panggul yang paling umum dan merupakan bentuk panggul terbaik yang cocok untuk persalinan normal. Rongga bagian dalam adalah oval. Jarak dari sisi kanan ke sisi kiri panggul lebih lebar dari jarak depan ke belakang. Bentuk pinggul ini, tulang iscium tumpul dan lengkungan pubik cukup besar, yaitu sekitar 90 ° atau lebih lebar.

Sebenarnya ketika ingin melahirkan secara normal, faktor yang harus diperhatikan bukan hanya bentuk panggul, ukuran panggul, ukuran janin dan posisi janin. Faktor lain yang juga dapat mempengaruhi seperti penyakit yang diderita ibu hamil, riwayat operasi caesar, atau kondisi lainnya. Apapun keadaan yang Bunda alami harus didiskusikan dengan dokter kandungan dan bidan sebelum proses melahirkan terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + 3 =

%d bloggers like this: