Mengenal Sindrom HELLP Saat Hamil

Loading...

Berbagai keluhan selama hamil memang sangat bervariasi. Hal ini pastinya dikarenakan beberapa faktor dan kondisi tubuh wanita hamil itu sendiri. Namun, ada beberapa gangguan kehamilan sangat berpengaruh pada kesehatan wanita hamil dan juga janin, salah satunya ialah sindrom HELLP. Apakah Anda tahu dengan sindrom tersebut? Jika tidak, mari kita sama-sama mengenal sindrom HELLP saat hamil di artikel ini?

Pengertian Sindrom HELLP
Sindrom HELLP adalah singkatan Hemolisis (H) yang berarti kerusakan sel darah merah, Peningkatan enzim hati atau Elevated Liver enzyms (EL) adalah peningkatan produksi enzim hati karena gangguan sel hati dan Low Platelet (LP), dimana jumlah trombosit terlalu rendah, sehingga mengganggu proses koagulasi darah sehingga rentan terhadap pendarahan.

Dengan kata lain, sindrom HELLP adalah kelainan organ hati dan darah yang terjadi pada sata kehamilan. Sindrom ini sering dikaitkan dengan preeklampsia dan eklampsia pada ibu hamil karena bisa mengancam jiwa yang biasanya terjadi setelah 20 minggu kehamilan atau memasuki trimester akhir.

Penyebab dan Gejala Sindrom HELLP
Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab sindrom HELLP. Meskipun begitu kebanyakan orang yang mengalami sindrom HELLP berasal dari wanita hamil yang terkena preeklamsia. Calon ibu hamil yang sebelumnya menderita sindrom ini juga berisiko lagi terpapar pada kehamilan berikutnya.

Sementara itu, faktor risiko wanita hamil bisa mengalami sindrom HELLP, yaitu berusia di atas 34 tahun, hamil anak kembar, atau memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami sindrom HELLP. Apalagi jika wanita hamil menderita kondisi medis tertentu seperti obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal atau pembekuan darah. Bahkan, 1 dari 10 wanita hamil dengan preeklamsia berisiko terkena sindrom HELLP.

Gejala sindrom HELLP pun agak bervariasi pada setiap orang dan tidak terlalu spesifik, sehingga terkadang sulit untuk didiagnosis. Gejala yang bisa timbul seperti kelelahan, sakit kepala, sakit perut, terutama di ulu hati, mual, dan muntah saat hamil.

Beberapa gejala lain dari sindrom HELLP meliputi pembengkakan di tangan, anggota badan, atau wajah, kenaikan berat badan yang berlebihan dan mendadak, perdarahan spontan, meski tidak ada pemicu, gangguan pencernaan, masalah penglihatan, dan rasa sakit saat bernafas. Sebaiknya segera berkonsultasilah dengan dokter jika Anda menunjukkan gejala tersebut.

Pencegahan dan Penanganan Sindrom HELLP
Sayangnya sindrom ini tidak memiliki pencegahan yang berarti. Tapi pada dasarnya jika selama kehamilan Anda menjalani gaya hidup sehat, maka Anda bisa terhindar dari berbagai penyakit. Dan bagi Anda yang preeklamsia, lebih baik segera periksakan kandungan atau tubuh secara intensif.

Namun apabila Anda merasakan gejala-gejala sindroma HELLP di atas, maka penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter demi mendapatkan perawatan yang tepat. Umumnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, tes urine, dan tes darah untuk mengevaluasi fungsi hati dan jumlah trombosit. Selain itu, ada kemungkinan dilakukannya tes MRI untuk melihat kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × five =

%d bloggers like this: