Penggunaan Test Pack yang Akurat

Loading...

Salah satu cara paling simpel untuk mengetahui apakah Anda sedang hamil atau tidak ialah dengan menggunakan alat tes kehamilan yang biasa disebut test pack atau home pregnancy. Alat tes kehamilan ini juga sangat mudah dicari kerena tersedia di apotik, toko, dan supermarket di seluruh Indonesia. Namun tidak sedikit pula wanita yang tak tahu cara menggunakan test pack sehingga kehamilan pun susah dideteksi. Oleh karena itu, kami akan memberitahu bagaimana penggunaan test pack yang akurat dan benar sehingga Anda bisa memastikan kehadiran si buah hati.

Dengan menggunakan alat test pack, Anda jadi bisa melakukan tes kehamilan sendiri di rumah tanpa perlu repot datang ke dokter kehamilan ataupun bidan. Ya, test pack ini sangat sering digunakan oleh kebanyakan wanita untuk memastikan apakah benar sudah terjadi kehamilan. Penggunaannya sangat sederhana dan praktis, sehingga tidak merepotkan calon ibu.

Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya hasil dari test pack akurat. Apa sajakah itu? Mari simak penjelasannya di bawah ini:

1. Sensitif
Pertama, pilihlah test pack yang memiliki sensitivitas tinggi supaya hasilnya akurat. Alat tes kehamilan bekerja dengan cara mendeteksi kadar hormon hCG atau Human Chorionic Gonadotropin dalam urine. Hormon hCG ialah hormon kehamilan yang berasal dari plasenta setelah proses pembuahan. Semakin sedikit kadar hCG yang bisa dideteksi oleh alat test pack tersebut, berarti alat semakin sensitif dan akurat.

2. Wadah Penampung
Urine memang penting sekali tuk diperhatikan, karena jika wadahnya kotor atau basah, nantinya akan mempengaruhi hasil tes. Namun sayangnya, tidak semua alat test pack menyertakan wadah untuk menampung urine.

3. Aman dan Efektif
Kemudian, Anda perlu cermati alat test pack sudah terdaftar di lembaga resmi pemerintah yang bertugas untuk mengawasi produk-produk untuk konsumen, seperti BPPOM. Perhatikan juga tanggal kadaluarsanya. Semua produk yang tak terdaftar dan sudah kadaluarsa, sudah dipastikan tingkat keamanan dan keefektifannya tidak akurat lagi.

4. Langsung Digunakan
Jika alat tes kehamilan telah dibuka dari kemasannya, mohon gunakan segera. Kalau dibiarkan di udara terbuka terlalu lama, hasilnya bisa jadi tidak akurat atau bahkan tidak menghasilkan hasil sama sekali.

5. Waktu Tepat Melakukan Tes
Biasanya wanita melakukan tes kehamilan setelah beberapa hari terlambat haid. Padahal, test pack juga bisa dipakai dalam 7-10 hari pasca hubungan intim. Hal ini karena hormon hCG sudah diproduksi sejak 7 hari setelah pembuahan. Tapi, dengan catatan, hubungan intim dilakukan saat Anda memasuki masa subur. Satu lagi, alat uji juga harus memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi.

6. Cara Menggunakan Test Pack
Baca dengan saksama cara menggunakan test pack yang biasanya terdapat pada kemasannya. Kumpulkan air kencing dalam wadah bersih dan kering. Keluarkan test kit kehamilan dari kemasannya. Celupkan test pack dalam bentuk setrip ke dalam wadah urin sampai ujung strip meresap ke dalam urin dengan baik, kira-kira 10 detik.

Saat menggunakan pak test bentuk compact, tuangkan air kencing ke dalam compact sampai benar-benar basah (kira-kira 10 detik). Selanjutnya, tunggu 1-3 menit untuk melihat hasilnya. Untuk test pack berbentuk setrip, tanda positif kehamilan ditandai dengan munculnya dua garis merah.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − 4 =

%d bloggers like this: