Pengertian Morning Sickness

Loading...

Setiap wanita hamil pasti pernah mengalami morning sickness. Namun apakah Anda tahu apa pengertian morning sickness itu? Secara garis besar, morning sickness termasuk dalam kondisi mual saat hamil yang umumnya sering datang di pagi hari atau biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan.

Apa itu Morning Sickness?
Bagi yang belum tahu, morning sickness merupakan kondisi mual dan muntah yang dialami oleh beberapa wanita hamil di trimester awal kehamilan. Biasanya kondisi ini bisa terjadi sepanjang hari, walaupun istilah morning sickness itu sendiri yang kerap di salahartikan sebagai gejala muntah dan mual pada pagi hari saja.

Meskipun tidak membahayakan bagi Anda beserta janin, ternyata morning sickness bisa mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Untuk sebagian wanita, morning sickness bisa saja memburuk hika menyebabkan muntah dan mual yang parah sehingga perawatan medis serius pun harus dilakukan.

Biasanya, gejala morning sickness akan hilang seiring berjalannya waktu kehamilan, lebih tepatnya di bulan ketiga. Tapi, ada pula sekitar 10 persen wanita hamil yang mengalami morning sickness hingga minggu ke-20 atau sekitar lima bulan masa kehamilan.

Gejala Morning Sickness
Wanita hamil yang mengalami morning sickness bisa mengalami gejala berupa mual, muntah, dan cepat merasa lelah. Gejala mual memang menjadi gejala utama yang dialami oleh wanita hamil sekitar 80 persen, sementara muntah hanya dialami oleh sekitar 50 persen dan selama 12 minggu masa kehamilan. Walau demikian, muntah harus tetap diwaspadai karena dapat menyebabkan dehidrasi atau kurang gizi jika penderitanya sama sekali tidak bisa menelan makanan atau minuman apapun.

Dianjurkan untuk segera membawa wanita hamil yang sering memuntahkan makanan atau minumannya terus-menerus selama 24 jam , nyeri perut, mengalami demam lebih dari 38 derajat Celcius, mengeluarkan urine berwarna gelap, tidak buang air kecil selama lebih dari 8 jam, muntah darah, merasa sangat lemah, pusing, dan sebagainya, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk penanganan serius.

Penyebab dan Faktor Resiko Morning Sickness
Morning sickenss di duga terjadi karena adanya perubahan hormon saat tiga bulan awal kehamilan. Sementara itu, terdapat beberapa faktor yang diklaim bisa meningkatkan risiko wanita hamil mengalami morning sickness, diantaranya yaitu:
– Mengandung anak kembar
– Memiliki riwayat mabuk kendaraan
– Hamil anak pertama
– Riwayat morning sickness dalam keluarga
– Pernah mengalami morning sickness di kehamilan sebelumnya
– Memiliki riwayat mual karena penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung estrogen
– Stres dan obesitas

Apabila gejala morning sickness tidak mereda setelah dilakukannya penanganan mandiri di rumah atau berubah menjadi gejala dehidrasi dan kekurangan gizi, segera temui dokter. Dokter akan memberi resep obat antimual yang aman untuk ibu hamil. Obat ini bisa dipadukan dengan obat antihistamin yang juga aman untuk dikonsumsi. Apabila diperlukan, dokter akan memberikan suplemen vitamin B6 agar meredakan mual dan muntah yang dialami.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + 3 =

%d bloggers like this: