Tips Mengejan Saat Proses Melahirkan

Loading...

Saat ini masih banyak wanita hamil yang lebih memilih melakukan proses persalinan normal dibandingkan operasi caesar. Idealnya, jika tidak terdapat bahaya yang bisa mengancam keselamatan bayi dan ibu, maka proses persalinan ini bisa saja dilakukan secara normal. Dalam melahirkan biasa, Anda akan diminta untuk mengejan oleh dokter atau bidan. Namun, bagaimana jika Anda tidak tahu cara mengejan yang benar? Maka dari itu, kami akan memberikan sejumlah tips mengejan saat proses melahirkan di kesempatan kali ini.

Saat Anda ingin melahirkan secara normal, maka Anda perlu perhatikan beberapa hal saat mengejan supaya terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan. Memang, mengejan atau proses mendorong bayi menuju jalan lahir tetap menjadi sesuatu yang menakutkan bagi wanita. apalagi jika hal ini menjadi pengalaman melahirkan yang pertama.

Melahirkan Secara Normal
Proses melahirkan secara normal terdari dari tiga tahapan yaitu:
– Pertama, saat rahim mengalami kontraksi dan pembukaan pada jalan lahir pun terjadi.
– Kedua, proses dimana Anda akan berjuang melahirkan si buah hati.
– Ketiga, plasenta keluar setelah bayi lahir.

Bila dilihat dari ketiga tahapan di atas, maka proses mengejan terjadi ketika Anda memasuki tahapan kedua. Tanda tubuhmu siap untuk mengejan yakni saat serviks telah sepenuhnya melebar hingga 10 cm. Kontraksi pada tahapan in mungkin terasa berbeda dari tahapan pertama. Apalagi durasi terjadinya kontraksi bisa melambat setiap 2 hingga 5 menit, sedangkan waktu lamanya kontraksi sekitar 1 hingga 1,5 menit.

Ketika kontraksi terjadi, Anda akan merasakan adanya dorongan kuat untuk mengejan. Bahkan, Anda juga akan merasakan tekanan kuat pada anus.

Supaya bisa menjalani proses mengejan dengan lancar, maka Anda bisa ikuti tips di bawah ini:
– Jangan menegangkan wajah saat mengejan

– Sebelum dan sesudah kontraksi, sangat dianjurkan untuk mengambil napas dalam-dalam, kemudian hembuskan

– Carilah posisi paling nyaman saat mengejan, misalnya dengan posisi jongkok atau berbaring ke arah samping dengan satu kaki diangkat

– Anda juga dapat menggunakan otot-otot yang Anda gunakan saat BAB untuk mengejan. Hal ini dikarenakan otot-otot tersebut sangat kuat dan efektif membantu bayi lahir. Anda tidak perlu takut untuk mengeluarkan tinja ketika memakai otot-otot ini, karena hal tersebut sangat biasa terjadi dan bukanlah hal yang memalukan.

– Lebih baik Anda sesekali beristirahat di antara waktu kontraksi untuk menambah energimu.

– Gunakan seluruh tenagamu ketika mengejan. Tapi pada waktu tertentu, Anda akan diminta untuk mengejan dengan lembut. Pengurangan tekanan dapat menghindari resiko robeknya dinding vagina.

– Anda bisa menggunakan kaca untuk melihat kepala bayi. Hal ini dapat memberi motivasi dan semangat ketika merasa lelah mengejan. Namun ingat, jangan berhenti mengejan meski kepala bayi baru terlihat, karena akan beresiko kepala bayi bisa masuk ke dalam vagina.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =

%d bloggers like this: