Tips Menyimpan Makanan Bayi Agar Awet

Loading...

Menyimpan makanan bayi memang perlu perhatian khusus karena daya tahan tubuh bayi lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa, sehingga mereka lebih sensitif jika makanan yang dikonsumsi beresiko berbahaya karena disimpan dengan cara yang tidak benar. Sebenarnya makanan bayi bisa disimpan dan diawetkan dalam beberapa waktu tertentu dengan cara dibekukan. Untuk lebih jelasnya, mari simak sejumlah tips menyimpan makanan bayi agar awet supaya kesehatan si kecil terus terjamin.

Mungkin Anda masih bingung makanan apa yang cocok diberikan untuk si kecil saat ia mulai membutuhkan MPASI, maka Anda bisa membaca artikel kami sebelumnya yaitu makanan pendamping bayi paling awal yang dijamin akan menambah nutrisi pada tubuh si kecil.

Menyimpan Makanan Bayi Agar Awet
Jika berurusan dengan mengurus makanan untuk bayi, banyak para ibu rumah tangga setuju jika hal itu menjadi urusan ‘gampang-gampang susah’. Jam makan yang terhitung lebih sering daripada orang dewasa membuat Anda harus selalu siap meracik dan menyiapkan makanan khusus saat jam makan bayi telah tiba.

Karena daya tahan tubuh bayi lebih sensitif dibandingkan dengan tubuh orang dewasa, maka untuk menyiapkan segala sesuatu yang bersangkutan makanan bayi, pastinya akan lebih aman diberikan pada bayi sehingga Anda bisa mengontrol komposisi dan gizi harian yang dibutuhkan oleh bayi.

Hanya saja, porsi makan bayi yang sangat sedikit sepertinya akan cukup merepotkan Anda kalau setiap makannya tiba. Anda perlu ke dapur dan mulai menyiapkan atau memasak makanan bayi. Mungkin saja sebagian wanita rela memperkerjakan pembantu rumah tangga atau baby sitter untuk sekedar meringankannya dalam menyiapkan makanan bayi setiap hari. Atau sebagian lagi, ada yang meminta bantuan ibu mertua untuk melakukannya.

Namun bagaimana kalau semua bala bantuan itu tidak ada? Anda akan dibuat kerepotan, khususnya jika Anda juga termasuk seorang wanita karir. Tahukah Anda jika makanan bayi bisa disimpan dan diawetkan dalam beberapa waktu tertentu, sehingga saat bayi ingin makan, Anda bisa mengambil makanan bayi dan sedikit mengolahnya. Cara mengawetkan makanan bayi bisa dengan dibekukan. Tapi apakah cara ini aman?

Apakah Membekukan Makanan Bayi Aman?
Salah satu cara menyimpan makanan bayi agar awet ialah dengan cara dibekukan. Metode ini telah dibuktikan disejumlah negara dan menjadi metode alternatif supaya Anda tidak kerepotan dalam menangani permasalahan makan bayi. Di beberapa negara seperti Amerika, Canada, dan beberapa negara lainnya. Makanan bayi dibuat sekaligus banyak supaya nanti bisa dibekukan.

Berikut ini cara tepat membekukan makanan bayi:
– Cuci bersih makanan yang ingin dibuat puree, contoh daging, ayam, ikan, dan sayuran

– Potong menjadi bentuk kecil-kecil supaya lebih mudah empuk dan mudah halus saat diblender

– Lalu, rebus makanan tersebut sampai benar-benar matang

– Gunakan air secukupnya agar puree tidak terlalu encer

– Kemudian, haluskan bahan makanan tadi menggunakan blender sampai halus seperti bubur

– Sebelum dituangkan ke wadah pembeku, tunggulah puree hingga keadaan benar-benar dingin

– Setelah itu, tuangkan puree ke dalam wadah dan tutup dengan penutupnya. Jika tidak ada tutup, maka Anda bisa menutupnya dengan kantong plastik

– Pastikan tidak ada celah terbuka supaya puree tidak terkontaminasi makanan lain saat berada dalam satu ruangan di dalam pendingin

– Jika sudah beku, Anda bisa memindahkannya ke kantong plastik yang baru dan bersih

– Kalau ingin digunakan, Anda bisa mencairkannya cukup 1-2 kotak saja.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × four =

%d bloggers like this: