Tips Mengetahui Masa Subur Wanita

Loading...

Bagi para wanita yang sudah berpasangan, mungkin perlu untuk mengetahui kapan masa subur atau tidak subur agar bisa cepat hamil ataupun sebaliknya. Pasalnya, proses pembuahan bisa terjadi setelah ovulasi atau saat sel telur dilepaskan dari ovarium menuju ke tuba falopi. Masa subur juga sangat bergantung pada siklus haid sehingga setiap wanita memiliki masa subur mereka masing-masing. Maka dari itu, Anda perlu membaca tips mengetahui masa subur wanita yang akan dijelaskan pada artikel ini sehingga Anda bisa menentukan sendiri kapan masa subur Anda bisa terjadi.

Selain untuk tahu kapan waktunya Anda berhubungan dengan suami saat masa subur berlangsung, ada kalanya Anda juga akan mengerti tentang masalah kesehatan terkait kesuburan wanita yang bisa mempengaruhi proses pembuahan. Oleh karena itu, Anda perlu menyiapkan fisik dan mental yang baik agar masa subur Anda dapat dimanfaatkan dengan baik.

Perlu Anda ketahui, dalam hal memperkirakan dan menghitung masa subur wanita setelah haid ialah salah satu upaya utama untuk mendapatkan momongan. Itulah sebabnya untuk merencanakan kehamilan, Anda perlu mempunyai catatan periode haid.

Apa itu siklus haid atau menstruasi?
Siklus haid merupakan rentang hari sejak hari pertama haid sampai hari pertama haid di bulan berikutnya. Sebagai informasi, siklus haid yang normal ialah setiap 21 hingga 35 hari. Hari pertama pada siklus haid ialah hari pertama haid terjadi.

Kapan Masa Haid dimulai?
Haid dimulai pada hari pertama ketika dinding rahim meluruh dan menjadi darah, kemudian keluar dari alat reproduksi wanita. Ketika masa haid berlangsung, sel telur akan berkembang di dalam ovarium sehingga setelah sel telur sudah matang, maka ovarium akan melepaskan sel telur. Proses inilah yang disebut dengan ovulasi.

Kapan Ovulasi Terjadi?
Biasanya, proses ovulasi terjadi berkisar 12 hingga 14 hari sebelum hari pertama haid. Sebenarnya, hari saat terjadinya ovulasi bergantung pada siklus haid haid sendiri. Apabila siklus haid pendek, contoh hanya 22 hari, maka ovulasi bisa terjadi hanya dalam beberapa hari setelah haid berakhir. Jadi bisa disimpulkan bahwa waktu ovulasi dapat berbeda pada setiap wanita. oleh karena itu, sangat penting untuk Anda mengetahui siklus haid supaya bisa memperkirakan waktu ovulasi yang tepat.

Kapan Masa Subur Anda?
Setelah mengetahui waktu ovulasi, maka Anda juga bisa menentukan kapan masa subur Anda berlangsung. Masa subur ini berkisar sebelum waktu ovulasi, kira-kira dalam lima hari sebelum proses pembuahan terjadi. Dengan kata lain, setiap wanita rata-rata mengalami masa subur di antara hari ke sepuluh sampai hari ke tujuh belas setelah hari pertama haid di bulan sebelumnya.

Hal itu berlaku untuk wanita yang memiliki siklus haid teratur 28 hari. Tetapi, jika siklus haid Anda berbeda, Anda bisa mencoba menghitung sendiri kapan masa subur tersebut. Pasalnya faktor ini bisa menjadi tantangan karena lamanya masa haid wanita bisa berubah dari waktu ke waktu, umumnya berlangsung 2-7 hari. Keadaan inilah yang membuat waktu ovulasi bisa berbeda seminggu lebih cepat atau lebih lambat dibandingkan periode selanjutnya.

Sementara itu, selain proses ovulasi, kehamilan sangat ditentukan oleh proses sperma untuk menjangkau sel telur. Supaya bisa cepat mengandung, sel telur yang sudah matang pun perlu dibuahi dalam waktu 12 hingga 24 jam.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + ten =

%d bloggers like this: