Pengaruh Implan Payudara pada Kualitas ASI

Loading...

Mempunyai bentuk payudara besar dan indah memang menjadi idaman setiap wanita. Sebagian wanita pun rela melakukan bedah plastik atau implan payudara. Meskipun implan payudara memakan biaya yang cukup besar, masih banyak saja wanita yang melakukannya. Namun pertanyaannya, apa pengaruh implan payudara pada kualitas ASI? Sebelum itu mari kita mengenal tentang anatomi payudara pada wanita.

Mengenal Anatomi Payudara
Walaupun implan payudara menjadi salah satu penyebab kanker payudara, tapi sebagian wanita yang bernyali besar tetap melakukannya. Namun dari sebagian mereka tidak tahu tentang anatomi payudaranya sendiri.

Payudara wanita terdiri dari banyak kelenjar air susu sehingga sering disebut dengan ‘Pabrik Susu’. Tugas kelenjar susu ini tentunya untuk memproduksi ASI. ASI tersebut lalu dialirkan melalui saluran air susu menuju ‘gudang’ penyimpanan susu yang letaknya di daerah sekitar areola.

Hebatnya lagi, walaupun ukuran payudara setiap wanita berbeda-beda, namun jumlah kelenjar air susu, volume, dan saluran di setiap wanita hampir sama saja. Kenapa bisa seperti itu? Sebab yang membuat ukuran payudara berbeda ialah ketebalan lapisan lemak di dalamnya.

Letak Sayatan Implan Payudara Pengaruhi Aliran ASI
Apabila Anda ingin memperbesar ukuran payudara, dokter akan memasukkan implan silicon atau saline ke dalam payudara, sesuai ukuran yang Anda inginkan. Dokter akan meletakkan implan tersebut di bawah lapisan lemak dan kelenjar air susu, lebih tepatnya pada otot dada. Kalau dilihat dari lokasi pemasangannya, implan payudara ini sebenarnya masih dapat berfungsi mengeluarkan ASI.

Namun, kualitas ASI dapat berubah jika letak sayatan implan payudara dilakukan pada daerah sekitar areola. Pasien yang memilih sayatan dilakukan pada daerah ini biasanya ingin bekas jahitan tersamar warna coklat areola. Apabila sayatan dilakukan di sekitar areola, maka saluran air susu banyak terpotong sehingga dapat mengganggu produksi ASI.

Lain halnya, kalau implan dimasukkan melalui sayatan di daerah lipatan bawah payudara atau di sekitar ketiak, yang mana pemotongan pada kelenjar dan saluran air susu dapat diminimalisir. Selain itu, mekanisme produksi ASI juga tidak mengalami masalah, alhasil payudara masih bisa mengeluarkan ASI.

Resiko Implan Payudara Bocor? Bahaya!
Salah satu resiko yang sangat berbahaya dari implan payudara pada calon ibu menyusui ialah jika implan tersebut bocor. Walaupun sejumlah pakar masih meragukan tentang meresapnya silikon ke dalam saluran air susu sebab ukuran partikel silikon yang cukup besar, tetapi hal ini tak menghindari resiko air susu tercemar oleh implan yang bocor.

Lebih parahnya lagi, kebocoran implan tidak dapat terdeteksi saat itu juga dan baru ketahuan setelah penggunanya menyadari jika bentuk dadanya mulai berubah. Maka dari itu, apabila Anda menjadi calon ibu namun memiliki implan payudara, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + eighteen =

%d bloggers like this: