Bolehkah Bepergian Jauh saat Hamil?

Loading...

Kehamilan merupakan salah satu momen yang sangat ditunggu-tunggu terutama bagi pasangan yang baru saja menikah. Tak heran jika selama kehamilan, kesehatan tubuh sangat diperhatikan. Untuk pergi jauh pun harus diperhatikan, karena kebanyakan wanita yang mengandung sangat takut bila terjadi sesuatu pada janin yang dikandungnya.

Pada dua belas minggu pertama dan setelah memasuki minggu ke-36 masa kehamilan, wanita hamil disarankan untuk tidak bepergian jauh. Karena pada masa ini resiko keguguran masih cukup tinggi, sering merasa mual dan lebih gampang lelah. Namun Anda jangan takut, Anda tetap saja dapat bepergian dengan aman dengan persiapan yang tepat. Baca juga: Kapankah Wanita Hamil Boleh Naik Pesawat?

Yang paling penting ialah Anda harus memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kandungan Anda. Jika dokter kandungan telah memberi izin untuk bepergian jauh maka Anda tidak harus merisaukan kandungan Anda.

Selain memeriksakan kesehatan kandungan Anda, di bawah ini juga kami sajikan beberapa tips untuk Anda yang akan bepergian saat hamil :

Bepergian dengan Pesawat
· Periksa kebijakan maskapai yang akan Anda tumpangi mengenai penumpang yang sedang hamil.

· Pesan tempat duduk, pastikan posisi kursi yang Anda pilih benar-benar nyaman. Disarankan untuk memilih kursi yang dekat dengan lorong, untuk memudahkan pergerakan keluar masuk.

· Konsumsi banyak air minum dan menggerakkan anggota badan tiap 30 menit sekali untuk memperlancar peredaran darah.
· Pastikan sabuk pengaman Anda terpasang di bagian bawah perut untuk berjaga bila terjadi turbulensi.

Bepergian dengan Mobil
· Anda dapat bepergian dengan menggunakan mobil asalkan tidak mengemudi seorang diri dengan jarak yang jauh, pergilah bersama teman atau pasangan Anda.

· Kenakan sabuk pengaman dengan posisi tali atas menyilang di antara payudara dan tali bawah menahan tulang panggul untuk mengurangi guncangan.

· Jaga agar sirkulasi udara di dalam mobil tetap lancar.

· Minum cukup air dan konsumsilah makanan ringan sehat, seperti kacang dan buah-buahan, untuk mencegah kantuk dan kelelahan.

· Turun dari kendaraan setidaknya tiap dua jam sekali untuk buang air kecil dan berjalan kaki agar dapat mengurangi tekanan.

Bepergian dengan Transportasi Laut
· Periksa kebijakan penyedia jasa transportasi laut yang akan Anda naiki telah memiliki peraturan tentang perlindungan ibu hamil.

· Cari tahu apakah transportasi laut tersebut menyediakan pelayanan medis selama di dalam perjalanan, khususnya untuk ibu hamil.

· Makan camilan ringan tak berminyak dapat membantu meredakan mual.

Pro dan kontra mengenai perjalanan jauh saat hamil yang sering terlintas pada pikiran wanita hamil kini tak lagi menjadi sesuatu yang sangat membebani. Pada intinya Anda tetap dapat bepergian jauh asalkan dalam usia kandungan yang terbebas dari resiko keguguran dan kondisi kandungan benar-benar dinyatakan sehat dan aman oleh dokter kandungan Anda. Selain itu dengan persiapan yang tepat dan cermat, wanita hamil dapat bepergian dengan aman dan nyaman, tanpa membahayakan keselamatan bayi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × two =

%d bloggers like this: