Tips Agar Menjadi Ayah Siaga

Loading...

Saat mendengar istri Anda hamil, pastinya Anda merasakan kebahagiaan yang luar biasa karena sebentar lagi Anda akan menjadi ayah. Berbagai ilmu mengetahui anak-anak, kehamilan, dan sebagainya pun Anda pelajari demi menjadi suami dan ayah yang baik. Ketika anak mulai lahir pun, Anda perlu mengetahui beberapa tips agar menjadi ayah siaga jika istri Anda sedang tidak bisa mengurus si kecil.

Ketika menjadi ayah, Anda perlu membiasakan diri untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga dari si kecil. Anda juga harus mampu menjadi ayah yang siap siaga demi menghadapi kebutuhan dan persoalan anak kesayangan. Maka dari itu, mari simak tips agar menjadi ayah siaga di bawah ini:

1. Saat Anak Sering Buang Angin
Tidak seperti orang dewasa, bayi atau balita mengeluarkan buang angin cukup sering karena proses pencernaan di dalam tubuhnya belum bisa bekerja secara maksimal. Untuk menjadi ayah siaga, Anda perlu memijat perut si kecil dengan perlahan dan lembut. Sebisa mungkin pijat tersebut searah jarum jam.

Setelah itu, tekuk lutut kakinya perlahan, dorong, dan luruskan. Apabila anak mengalami sembelit, maka Anda dapat mengajaknya berendam di air hangat sambil memijat lembut perutnya supaya bisa buang air besar nantinya.

2. Saat Anak Tumbuh Gigi
Tidak bisa dipungkiri, masa-masa paling menegangkan saat proses pertumbuhan si kecil adalah saat ia tumbuh gigi. Banyak sekali hal yang terjadi pada anak saat tumbuh gigi, (http://mimipipi.net/2017/06/22/hal-yang-terjadi-pada-anak-saat-tumbuh-gigi/) seperti mudah rewel, menangis, hingga demam. Karena itu, Anda perlu memiliki ‘senjata’ ampuh untuk menenangkannya ketika mulai rewel.

Anda dapat merebus wortel atau jagung manis, lalu siapkan juga camilan hangat supaya dapat disantap oleh anak dengan nyaman. Kalau hari agak panas, sediakanlah potongan kecil melon, semangka, dan buah lembut lainnya untuk dikonsumsi oleh anak.

3. Saat Ingin Mengganti Popok
Ada kalanya Anda perlu menggantikan tugas sang istri saat ia tidak bisa mengganti popok si kecil. Jika itu terjadi, jangan khawatir. Anda cukup membentangkan popok, kemudian letakkan si kecil di atas popok tersebut. Setelah itu, balut popok dari belakang ke depan melewati kedua kakinya. Dan terakhir, rekatkan perekat yang terdapat di samping popok atau ikat tali popok kalau memakai popok kain.

4. Saat Anak Menangis Tanpa Henti
Keadaan yang membingungkan lainnya ialah saat anak menangis tanpa henti. Jika ini terjadi, Anda cukup mengalihkan perhatiannya. Gendonglah anak dan ajak bicara atau menyanyi. Anda juga dapat memutar musik lembut untuk menenangkannya. Atau Anda juga bisa menyalakan hair dryer atau kipas angin, karena suara konstannya dipercaya memiliki efek menenangkan.

5. Saat Anak Demam
Ketika anak mulai demam, ingatlah bahwa demam itu menjadi bukti mekanisme pertahanan tubuh. Apabila demamnya masih di bawah 39 derajat Celcius disertai batuk pilek, Anda jangan dulu khawatir. Jangan lupa memenuhi kebutuhan asupan dan cairan, serta peluklah si ekcil karena skin to skin contact diklaim ampuh untuk menurunkan panas. Namun, apabila demam berlanjut dan tidak reda, segera bawa anak ke dokter.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =

%d bloggers like this: