Penyebab Bayi Sering Buang Angin

Loading...

Bagi Anda yang baru saja menjadi orang tua, pasti merasa heran dan bingung kenapa bayi sering buang angin. Pada awalnya, bayi yang sering buang angin dapat membuat seorang ibu menjadi gemas. Bagaimana pun ini merupakan kebiasaan bayi yang lebih mirip orang dewasa. Tetapi jika itu terjadi begitu sering, maka Anda pasti mulai merasa curiga bukan?

Penyebab Bayi Sering Buang Angin

Mungkin saja, bayi Anda sakit perut atau ada masalah perut yang tak mudah diatasi. Apabila bayi mulai rewel, maka orang tua dapat menjadi sangat panik.

Berikut ini berbagai penyebab bayi sering buang angin:

1. Menelan Udara Saat Minum ASI
Bayi yang sering menyusu ASI, biasanya lebih sering juga buang angin dibandingkan bayi lain yang tidak mendapatkan ASI. Hal ini disebabkan oleh bayi menelan banyak udara saat menyusui. Keadaan ini sangat umum terjadi dan biasanya sukar untuk dicegah. Saat bayi menyusu, ada saja bagian udara yang masuk lewat mulut. Tanpa di sadari udara ini akan menumpuk dan masuk ke dalam saluran pencernaan seperti usus besar dan usus halus. Hal tersebut yang membuat bayi sering buang angin.

2. Gas Berlebihan dalam Usus Besar
Penyebab utama bayi sering buang angin merupakan karena adanya gas berlebihan di dalam usus besar. Hal ini merupakan kondisi yang sangat wajar karena si kecil hanya minum ASI atau susu formula. Usus halus hanya menyerap cairan yang kemudian membuat usus besar mengalami kelebihan gas. Gas yang akan keluar dalam bentuk angin seperti yang terjadi pada orang dewasa. Mikroorganisme yang berada di usus halus juga belum dapat menyerap sari makanan sehingga lebih banyak menghasilkan gas dalam perut. Baca juga: Penyebab Perut Kembung Pada Bayi

3. Alergi Laktosa
Beberapa bayi memang dapat mengalami alergi laktosa. Laktosa adalah gula alami yang mudah ditemukan pada semua jenis susu termasuk ASI dan susu formula. ASI yang keluar pertama kali mengandung banyak laktosa dan juga banyak mengandung lemak. Kemudian, tubuh akan memiliki enzim yang disebut dengan laktase. Laktase inilah yang bermanfaat untuk memecah laktosa sehingga dapat masuk ke saluran pencernaan.

Saat bayi Anda tidak mampu menghasilkan laktase, maka bayi akan mengalami alergi laktosa, sehingga laktosa yang masuk ke tubuhnya tidak bisa dipecah dan akan menumpuk pada saluran usus besar. Akibatnya, bayi akan sering buang angin.

4. Pencernaan yang Belum Sempurna
Seperti yang telah diketahui, sistem pencernaan bayi memang belum sempurna. Bayi mencapai tahap pengembangan sistem tersebut sampai berusia lebih dari 4 bulan. Ada bagian sekat antara tenggorokan dan lambung yang seharusnya telah bekerja. Lalu, kondisi gerakan peristaltik dalam lambung masih sangat lembut sehingga udara yang telah masuk ke dalam saluran ini sulit keluar. Kemudian udara yang masuk ke dalam saluran ini dapat menyebabkan bayi sering buang angin, muntah dan kembung. Seringkali kondisi ini juga menyebabkan gumoh pada bayi setelah minum susu.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 1 =

%d bloggers like this: