Usia Yang Tepat Untuk Preschool

Loading...

Saat ini banyak orang tua yang memasukkan si kecil ke kelompok bermain atau taman kanak-kanak yang bisa membantu mereka untuk bersosialisasi, berbagi dan saling berinteraksi dengan teman seumurannya. Sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk membiarkan anak bersekolah dini tersebut?

Usia Yang Tepat Untuk Preschool

Bagi Anda yang memiliki anak dengan usia 2 hingga 4 tahun mungkin mulai bertanya-tanya apakah si kecil harus didaftarkan ke preschool seperti kelompok bermain, playgroup, atau taman kanak-kanak. Apakah sekarang atau tahun depan? Karena jika misalnya pada usia 3 tahunan, biasanya anak sudah tidak lagi menggunakan popok lagi dan terlihat menikmati ketika bermain dengan teman-temannya.

Namun, apakah anak siap untuk memulai masuk preschool? Bukan hanya anak saja, apakah Anda juga siap membiarkan anak masuk preschool? Dan apa saja manfaat yang diambil dari preschool itu? (Baca juga: 2 Gelas Susu Cukup Untuk Usia Preschool)

Preschool atau sekolah untuk anak usia dini memang tergolong sebagai Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD, sehingga tidak ada batasan usia anak yang jelas untuk memulai sekolah. Bahkan, beberapa yayasan atau sekolah dapat menerima anak dengan usia 2,5 tahun, sementara sekolah lain tidak memberikan persyaratan umur sama sekali.

Para ahli juga menegaskan, bagi kebanyakan anak masuk preschool merupakan pengalaman yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Menurut Anna Jane Hays, selaku seorang pakar perkembangan anak di Santa Fe, Amerika Serikat, ia percaya bahwa anak usia 3 atau 4 tahun harus mempunyai kesempatan dan keuntungan ketika menjadi murid preschool. Jika anak masuk preschool lebih dini, tentu akan lebih berharga. Apalagi jika dilihat dari konsensus yang tepat yaitu “lebih cepat, lebih baik” dalam hal kesempatan terstruktur untuk belajar.

Lalu apa saja manfaat preschool itu? Sebuah studi ternama yang membahas manfaat preschool menyimpulkan bahwa anak-anak yang memulai pendidikan pada usia dini terbukti lebih menonjol di setiap kelas dibanding yang lain dan lebih memungkinkan untuk lulus dari sekolah dan memasuki dunia perkuliahan lebih cepat.

Manfaat preschool lainnya juga tidak sepenuhnya berdampak ke nilai akademis saja. Preschool melainkan benar-benar berguna untuk sosialisasi, untuk memperkenalkan gagasan bahwa belajar dapat menciptakan suasanayang menyenangkan dan untuk mengajari anak-anak cara berbagai bergaul, berbagi dan kompromi dalam suatu kelompok. Namun sebagai orang tua, Anda juga tidak harus mendesak terlalu keras untuk memasukkan anak ke preschool.

Sebagai orang tua, tentunya Anda tahu kapan anak Anda mempunyai rasa cemas dan takut saat Anda tidak dapat menemaninya ke preschool. Dan saat kejadian tersebut benar-benar terjadi, anak Anda pun pastinya akan menderita dan tertekan. Apabila ini yang terjadi, pre-school akan membuat dia stres. Jadi, lebih baik Anda berdiskusi secara santai kepada anak, apakah dia sudah berniat untuk sekolah? Jika belum, maka Anda dapat memberikan perhatian-perhatian kecil kepadanya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + five =

%d bloggers like this: