Amankah Pemberian Susu Sapi pada Bayi?

Loading...

Setelah proses persalinan, seorang ibu harus memberikan ASI ekseklusif untuk bayinya selama 6 bulan. Hal ini memang kewajiban para ibu sejak anaknya lahir. Karena itulah, setiap orang tua disarankan untuk tidak memberikan susu sapi untuk bayi sebelum 6 bulan. Walaupun banyak ahli selalu mengingatkan bahwa ASI adalah makanan paling sempurna untuk bayi, namun tetap saja sebagian ibu tidak bisa memberikan ASI-nya karena beberapa faktor bawaan. Oleh karena itulah, mereka memberi makan si buah hati dengan susu sapi/susu formula.

Amankah Pemberian Susu Sapi pada Bayi

Banyak dokter mengungkapkan susu sapi sangat sulit untuk dicerna bayi yang berusia di bawah satu tahun. Bahkan, banyak kasus yang melaporkan bahwa bayi mungkin memiliki alergi susu sapi. Ketidakmampuan bayi dalam mencerna kandungan laktosa buatan di dalam susu bisa memicu gejala perut kembung, diare dan nyeri perut. Bukan hanya itu, bahkan laktosa bisa memasuki aliran darah melalui susu bayi sehingga ia akan mengalami alergi seperti sesak napas atau ruam kasar dipipi.

Meskipun kandungan zat gizi dalam susu sapi dibuat sedemikian rupa supaya mirip dengan kandungan gizi di dalam ASI, tetapi tetap saja tidak dapat menyamai kebaikan ASI. Dalam susu sapi, tidak terkandung antibodi alami seperti yang ada dalam ASI. Oleh sebab itu, susu sapi tidak mampu memberikan perlindungan tambahan terhadap infeksi. Dalam hal penyajiannya pun, susu sapi lebih rentan bersentuhan dengan kuman dan bakteri. Hal inilah yang membuat pemberian susu sapi harus diperhatikan dengan baik untuk mencegah bayi dari penyakit infeksi.

Selain itu, susu sapi juga tidak bisa memberikan kandungan zat besi dan vitamin C yang cukup untuk bayi seperti pada ASI. Bahkan, susu sapi malah dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Anemia Defisiensi Besi yaitu anemia yg disebabkan kurangnya zat besi untuk proses sintesis hemoglobin. Pada balita, penyakit ini akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan dan mempengaruhi fungsi tubuh secara normal. Anak Anda akan mudah terserang penyakit karena penurunan daya tahan tubuh.

Tetapi, susu sapi dipercaya aman diberikan pada bayi setelah melewati usia satu tahun. Hal ini dikarenakan tubuhnya akan mendapatkan keuntungan dari kandungan kalsium yang berlimpah dari susu sapi. Kandungan kalsium yang terdapat di susu juga sangat baik untuk kesehatan tulang dan gigi, karena diperkaya oleh Vitamin D. Vitamin ini membantu menyerap kalsium pada tubuh dan juga membantu pertumbuhan tulang. Kandungan tersebut adalah sumber protein dan karbohidrat yang bisa membantu anak Anda tumbuh sehat.

Di Indonesia sendiri, Pemerintah sudah menetapkan peraturan mengenai pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama minimal 6 bulan yang tercantum pada pasal 6 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 33/2012 yang ditetapkan pada 1 Maret 2012. Peraturan inilah dibuat supaya para ibu tidak akan memberikan susu sapi untuk bayinya yang belum genap berumur lebih dari 6 bulan atau satu tahun.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 5 =

%d bloggers like this: