Tips dalam Mengatur Jadwal Belajar Anak

Loading...

Sebagai orang tua, Anda mungkin pasti mengetahui anak-anak yang bersekolah dari usia SD, SMP, SMA hingga kuliah seringkali merasa begitu kewalahan dengan jadwal kegiatan mereka sehari-hari. Dimulai dari bangun pagi, bersiap untuk sekolah, dan kegiatan dikelas sepanjang hari, bahkan ada pula sampai kegiatan ekstrakulikuler di sore harinya. Belum lagi, di akhir pekan mereka dipenuhi les musik, pertandingan olahraga, atau beribadah bersama keluarga.

Tips dalam Mengatur Jadwal Belajar Anak

Saat anak menghabiskan terlalu banyak waktunya dengan terus belajar, maka dia akan mengalami kelelahan ekstrim atau sering disebut dengan burnout. Di sisi lainnya, saat anak terlalu sering bermain dan bermalas-malasan, maka anak pun bisa ketinggalan pelajaran dan prestasinya bisa merosot tajam. Lantas bagaimana cara mengatur waktu untuk anak usia sekolah supaya jadwal sehari-harinya tetap menyenangkan dan seimbang? (Baca juga: Hal Penting Agar Anak Nyaman Belajar di Rumah)

Berikut ini tips dalam mengatur jadwal belajar anak:
· Waktu belajar dapat digunakan untuk mengulang apa yang dipelajari hari ini dan apa yang akan dipelajari besok

· Waktu belajar bisa digunakan untuk mencicil tugas-tugas jangka panjang

· Jika tugas anak termasuk panjang, Anda dapat mengarahkannya untuk diselesaikan bertahap dan dalam waktu belajar yang berbeda

· Kalau anak tidak ada PR, waktu belajar dapat digunakan untuk latihan-latihan lain

· Gunakan waktu luang sebaik-baiknya, contoh membereskan tempat tidur, merapikan buku, atau berolahraga

· Jangan terlalu lupa waktu saat sedang bermain video games atau surfing di internet

· Rencanakan jadwal kegiatan yang bervariasi saat sedang libur sekolah, seperti berenang, bermain musik, mengunjungi museum, piknik dan sebagainya

· Ketika anak Anda sedang tidak berkonsentrasi, sebaiknya Anda memberikan jeda bukan memperlambat waktu, malah bisa bermanfaat mempersingkat waktu

· Untuk anak yang lebih besar dengan waktu belajar lebih dari 30 menit, biasakanlah untuk memberi waktu istirahat di antaranya

· Kenali tempat belajar yang paling kondusif dan nyaman untuk anak

· Area belajar dapat bersifat private, contohnya meja belajar di kamar anak, atau di meja makan keluarga

· Pastikan penerangan yang cukup di tempat belajar dan alat-alat yang dibutuhkan mudah terjangkau

· Sebagian anak senang belajar di tempat yang ramai atau diiringi musik. Sebagian anak lain malah nyaman berada di tempat senyap

· Tentukan sikap tubuh yang tepat untuk menentukan ketahanan konsentrasi pada anak, tanpa merasa lelah ketika belajar

· Kemampuan berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugas dengan posisi tepat, seperti posisi yang dibutuhkan di sekolah, sangat berbeda dengan mengerjakan tugas sambil tidur-tiduran, atau bersandar

· Letakkan tugas atau reminder di tempat yang terlihat jelas dan sering dilewati seluruh anggota keluarga. Tidak ada alasan lupa atau seluruh anggota keluarga dapat saling mengingatkan

· Pastikan waktu belajar adalah saat yang menyenangkan dan tidak membebani anak maupun orangtua.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − eight =

%d bloggers like this: