5 Jenis Vaksin Imunisasi Dasar Lengkap

Loading...

Imunisasi merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh para orang tua demi mencegah terjadinya penyakit pada buah hatinya. Imunisasi dilakukan dengan cara memberikan suatu mikroorganisme bibit penyakit berbahaya yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh anak, yang berguna untuk merangsang sistem kekebalan tubuh terhadap jenis antigen di masa yang akan datang.

5 Jenis Vaksin Imunisasi Dasar Lengkap

Ternyata, imunisasi boleh-boleh saja diberikan untuk semua umur. Tetapi beberapa imunisasi akan lebih efisien jika diberikan pada usia tertentu. Contohnya, ada yang efektif pada bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga manula. Semua itu tergantung pada jenis imunisasi yang diinginkan pasien.

Bahkan saat ini yang sedang menjadi trend yaitu vaksin HPV yang berguna untuk mencegah kanker serviks yang diberikan khusus untuk para wanita mulai umur 11 sampai 26 tahun. Namun pada artikel ini, kami akan membahas mengenai jenis vaksin imunisasi dasar lengkap yang harus diberikan pada bayi dengan cara penyuntikan ataupun dengan cara lainnya. (Baca juga: Rangkaian Imunisasi pada Anak hingga tumbuh Dewasa)

5 Jenis Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi
Program Imunisasi Dasar Lengkap tersebut mencakup 5 jenis imunisasi yang wajib dan harus diberikan kepada bayi. Lantas apa saja program imunisasi itu? Mari kita simak ulasannya berikut ini:

1. Imunisasi Vaksin Hepatitis B
Hepatitis B adalah jenis penyakit yang menyerang pada hati. Untuk mencegah anak Anda mengalami penyakit mematikan ini, sebaiknya imunisasi Hepatitis B diberikan sedini mungkin dengan dosis pertama, bahkan apabila memungkinkan imunisasi bisa diberikan kurang dari 12 jam setelah bayi lahir.
Setelah itu, imunisasi Hepatitis B kedua dilakukan dengan jangka waktu 4 minggu dari dosis pertama. Tetapi waktu pemberiannya minimal bayi berusia 2 bulan, sementara imunisasi ketiga disarankan setelah bayi berusia 5 bulan ke atas.

2. Imunisasi Vaksin BCG
Sebaiknya, Anda sebagai orang tua harus mengetahui kapan tepatnya bayi diberikan imunisasi BCG. Vaksin satu ini diberikan pertama kalinya saat bayi berusia 2-3 bulan. Pemberian imunisasi imunisasi pada bayi yang berumur 2 bulan ke bawah akan memicu timbulnya penyakit TBC pada bayi.

3. Imunisasi Vaksi Polio
Jenis imunisasi ini sebenarnya ada 2 macam yaitu imunisasi polio oral (OPV) dan imunisasi polio suntik (IPV). OPV biasanya diberikan sesuai jadwal pemberian saat lahir, umur 2-18 bukan. Sementara untuk IPV diberikan saat bayi berusia 2 bulan hingga 8 tahun dalam jangka waktu berkala.

4. Imunisasi DPT
DPT atau Diptheria, Pertusis dan Tetanus adalah jenis vaksin imunisasi yang harus diberikan selama 3 kali sebagai imunisasi dasar kemudian diberikan pada usia bayi 1 tahun setelah DPT3. Saat anak berumur 5 tahun, di anjurkan untuk memberi imunisasi DPT lagi dan saat berusia 12 tahun.

5. Imunisasi Campak
Waktu yang paling baik dilakukan imunisasi ini adalah saat bayi berusia 9 bulan. untuk dosis penguatannya, imunisasi bisa dilakukan lagi saat anak berusia 24 bulan dan saat berumur 10 tahun.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 4 =

%d bloggers like this: