Beberapa Hal Penting Mengenai Popok Kain bayi

Loading...

Kehadiran seorang bayi ditengah-tengah pasangan suami istri memang menjadi sebuah anugerah bagi orang tua, tapi juga tidak jarang membuat orang tua bingung, apalagi untuk mereka yang baru pertama kali memiliki buah hati. Dari kebanyakan permasalahan, hal ini yang sering membuat bingung ialah saat memilih popok bayi yang baik.

Beberapa Hal Penting Mengenai Popok Kain bayi 2

Anda pasti selalu menginginkan yang terbaik untuk anak kesayangan, mulai dari ujung rambut sampai ujung kakinya. Berbagai produk perawatan tubuh, sepatu, pakaian, hingga perlengkapan bayi lainnya sudah disiapkan dari jauh-jauh hari. Tidak terkecuali untuk popok bayi yang bersinggungan langsung dengan kulit sensitif bayi.

Dalam hal memilih popok bayi bisa saja menjadi persoalan yang rumit. Bukan hanya itu, banyak pula hal yang harus diperhatikan dalam mengganti popok bayi. Saat ini, popok bayi banyak sekali jenis dan modelnya, seperti dari kain atau popok sekali pakai yang bisa langsung dibuang.

Jika tidak bisa memilih popok bayi yang tepat, bisa-bisa kulit sensitif bayi dapat mengalami ruam atau iritasi. Maka dari itu, kebanyakan orang tua lebih memilih popok kain yang di anggap paling aman untuk jenis kulit bayi. Saat ini, popok kain juga telah bayak tersedia dalam bermacam pilihan desain dan warna yang unik.

Bahkan sekarang, telah ada popok kain yang menggunakan perekat atau kancing. Ukuran dan bentuknya pun beragam dan bisa di sesuaikan dengan tubuh anak Anda. Dibutuhkan kira-kira 15 hingga 20 popok kain untuk memenuhi kebutuhan bayi. Oleh sebab itu, bisa dibilang bahwa popok kain lebih hemat dan murah dibandingkan dari popok sekali pakai. Apalagi, bahannya yang terbuat kain bisa dicuci dan dipakai.

Dari sisi lain, banyak orang yang memilih popok kain untuk anaknya karena peduli dengan lingkungan sekitar. Menggunakan popok kain, berarti secara tak langsung Anda akan mengurangi sampah yang dibuang. Selain itu, ia juga di anggap lebih aman untuk kulit sensitif bayi karena tidak mengandung bahan kimia apapun.

Namun bukan berarti popok kain tidak ada kekurangan. Popok ini perlu di cuci dengan air sehingga Anda akan boros air dan detergen. Kelemahan lainnya dari popok kain adalah cairan mudah bocor, memakan banyak waktu untuk di cuci dan dikeringkan, harus sering diganti, serta tidak sepenuhnya praktis untuk di bawa kemana-mana.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda menggunakan popok kain untuk anak seperti:
· Popok basah karena terkena urine bayi dapat langsung ditaruh di keranjang pakaian kotor, namun popok kain yang kotor karena kotoran harus dibersihkan terlebih dahulu. Anda dapat menyemprotkan popok dengan campuran air dan baking soda untuk menghilangkan bau.

· Selalu mencuci tangan Anda sebelum dan setelah mengganti popok bayi untuk mencegah penyebaran kuman.

· Saat mencuci kain, Anda bisa memisahkannya dengan pakaian lain dan gunakan detergen lembut bersifat hypoallergenic yang aman digunakan oleh kulit sensitif sehingga tidak menimbulkan reaksi alergi. Kalau bisa, Anda bisa menggunakan air panas dan dibilas minimal dua kali. Ingatlah, jangan gunakan pelembut pakaian yang dapat menimbulkan ruam pada bayi dengan kulit sensitif.

· Jika Anda memakai peniti untuk memasang popok, pilihlah peniti berukuran besar dengan kepala yang terbuat dari plastik. Hati-hati saat memasangnya agar tidak melukai kulit bayi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − eleven =

%d bloggers like this: