Apa yang Dimaksud dengan Hamil Anggur?

Loading...

Mungkin Anda sering mendengar istilah ‘hamil anggur’ dalam dunia kesehatan. Seketika itu, pasti Anda merasa penasaran dan bertanya kenapa bisa buah anggur dalam kandungan atau juga apa sebenarnya maksud hamil anggur itu?

Apa yang Dimaksud dengan Hamil Anggur

Hamil anggur bisa dikatakan dengan kehamilan yang gagal, dimana terjadinya kelainan pada proses perkembangan sel telur setelah dibuahi oleh sperma, sehingga gagal tumbuh menjadi janin. Saat wanita mengalami hamil anggur, sel-sel telur dan plasenta yang tidak dapat berkembang akan menyerupai sekumpulan kista berisi cairan yang bentuknya hampir mirip dengan anggur putih.

Meskipun terdengar menyeramkan namun ternyata hamil anggur termasuk masalah kesehatan yang sangat jarang terjadi. Apabila wanita sudah mengalami hal ini, maka perlu ditangani secepat mungkin untuk meminimalisir resiko komplikasi, seperti penyakit trofoblastik gestasional. Komplikasi tersebut umumnya bisa disembuhkan dengan kemoterapi atau operasi.

Sebagian besar hamil anggur bersifat non kanker dan hanya terbatas pada uterus atau mola hidatidosa. Namun perlu diperhatikan, hamil anggur juga bentuk pra-kanker yang berarti dapat beresiko menjadi kanker yang invasif. Jaringan yang berkembang menjadi kanker disebut dengan koriokarsinoma. Walaupun hal ini jarang terjadi, tetapi cukup berbahaya.

Sama halnya dengan gangguan kesehatan lainnya, hamil anggur juga memunculkan gejala-gejala yang bisa diselidik dari awal. Namun, pada awal gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan kehamilan normal. Barulah setelah beberapa waktu, timbul gejala-gejala lain seperti:

· Pendarahan dari Vagina, khususnya pada trimester pertama.
· Keluarnya kista berbentuk anggur dari vagina.
· Nyeri pada tulang panggul.
· Mual dan muntah yang cukup parah.
· Sakit perut parah
· Sesak napas dan batuk berdarah

Apabila Anda merasakan satu atau lebih gejala di atas, sebaiknya segera temui dokter kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Umumnya, dokter kandungan akan menemukan beberapa tanda hamil anggur seperti di bawah ini:

· Kista ovarium
· Nyeri pada tulang panggul
· Hipertiroidisme
· Anemia
· Preeklamsia
· Rahim yang tampak lebih besar dari usia kandungan yang seharusnya.

Karena memiliki gejala awal yang sama dengan kehamilan normal, maka deteksi hamil anggur terbilang sulit apabila tanpa pemeriksaan yang lebih mendetail, seperti USG atau pemeriksaan darah. Jika dokter menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan darah, maka dokter akan memeriksa kadar hormon kehamilan yang disebut dengan HCG atau Human Chorionic Gonadotropin. Kemudian, dokter juga mungkin akan memeriksa kadar hormon tiroid dan kadar hemoglobin dalam darah untuk melihat ada tidaknya gangguan kesehatan medis yang lain.

Hasil tes diagnostik oleh dokter kandungan tersebut akan membantu menentukan rencana perawatan yang tepat untuk hamil anggur. Pilihan penanganan untuk kondisi ini biasanya meliputi pembedahan atau operasi seperti saat mengangkat tumor. Jenis hamil anggur yang lebih agresif perlu dilakukan kemoterapi atau radiasi x-ray.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + eighteen =

%d bloggers like this: