Penyebab Radang Tenggorokan pada Anak Semakin Parah

Loading...

Apakah Anda pernah menjumpai anak kecil yang merasa sakit saat menelan, tidak mau makan, atau rewel saat ingin diberi makanan? Berhati-hatilah, bisa jadi anak kesayangan Anda mengalami tanda-tanda radang tenggorokan.
Selain sakit saat menelan, tanda-tanda radang tenggorokan pada bayi atau anak juga bisa berupa tenggorokan gatal dan terasa kering, sakit kepala, badan terasa panas, dan nyeri otot. Radang tenggorokan ialah gejala yang paling sering menyerang anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh berbagai hal. Namun, yang paling umum adalah disebabkan oleh virus ataupun bakteri.

Penyebab Radang Tenggorokan pada Anak Semakin Parah

Namun, sebagian orang menganggap radang tenggorokan adalah demam atau flu biasa sehingga banyak orang tua memberikan obat flu atau demam padahal anak mengalami peradangan pada tenggorokannya. Maka dari itu, kenali gejala-gejala awal radang tenggorokan pada anak seperti tenggorokan memerah, menangis saat menelan, demam tinggi, tongsil bengkak, benjolan pada leher, suara serak, atau sering disertai dengan batuk dan pilek.

Sedangkan, penyebab radang tenggorokan pada anak semakin parah biasaya sama halnya dengan penyebab yang terjadi pada orang dewasa. Adapun penyebab utama terjadinya radang tenggorokan yaitu:

1. Virus
Virus dapat menyebabkan beragam infeksi termasuk radang tenggorokan. Virus ini berasal dari lingkungan atau udara yang kurang bersih. Saat anak yang berdekatan dengan orang dewasa yang mengalami flu atau batuk, maka virus tersebut dapat menular ke anak. Virus yang menyerang biasanya Common cold, Mononucleosism dan virus Croup. Namun biasanya, radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus, gejalanya lebih ringan dan mudah disembuhkan.

2. Bakteri
Sama halnya dengan virus, bakteri juga berasal dari mana saja, terutama dari makanan yang kurang bersih. Maka, biasakanlah untuk mencuci bersih peralatan makan anak Anda dan juga perhatikan bahan makanan yang akan di masak. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri memakan proses penyembuhannya lebih lama.

3. Alergi
Sebagai orang tua, Anda harus memperhatikan betul-betul apakah anak alergi pada sesuatu. Misalnya alergi terhadap bulu kucing atau hewan lainnya, debu, jamur, dan serbuk sari. Meskipun sepele, alergi-alergi tersebut dapat menyebabkan radang tenggorokan pada anak.

4. Kekeringan
Maksud dari kekeringan ini ialah kering pada tenggorokaya, seringkali karena suhu udara yang terik atau kurang minum. Anak jadi sering bernafas melalui mulut, karena hidung tersumbat, yang bisa menyebabkan kering pada tenggorokan yag nantinya berlanjut pada radang tenggorokan.

5. Iritasi
Penyebab radang tenggorokan satu ini sangat sering dijumpai pada anak. Iritasi tersebut banyak penyebabnya terutama akibat makanan-makanan yang dikonsumsi anak setiap harinya. Sebaiknya hindari makanan goreng-gorengan, makanan pedas, keripik, ciki-cikian, dan sebagainya. Selain makanan, iritasi juga dapat muncul akibat polusi udara dan asap rokok.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − one =

%d bloggers like this: