Tips Mengatasi Sulit BAB pada Anak

Loading...

Sulit BAB atau buang air besar merupakan suatu gejala umum yang sering dialami oleh anak-anak, terutama pada bayi. Saat orang tua melihat si kecil sulit BAB, pastinya mereka akan merasa khawatir dan risau karena jangan-jangan itu menjadi keadaan yang membahayakan anaknya. Sehingga tak heran, berbagai upaya pun dilakukan, mulai dari cara yang simpel hingga cara yang ekstrim seperti membeli obat-obatan di apotik.

Tips Mengatasi Sulit BAB pada Anak

Kondisi bayi sulit BAB sering juga disebut dengan konstipasi atau sembelit pada bayi, adalah suatu kondisi yang mana tidak adanya proses buang air besar selama jangka waktu tertentu, misalnya minimal 2-3 hari. Hal inilah yang seringkali menyebabkan feses atau kotoran bayi akan keras sehingga sangat susah untuk dikeluarkan dan tentunya terasa menyakitkan hingga anak menangis.

Jika anak Anda mengalami kondisi seperti ini, alangkah baiknya Anda melakukan sesuatu untuk mengatasi sulit BAB pada anak dengan cara-cara di bawah ini:

1. Cukupi Kebutuhan Minum Air Putih
Seringkali anak-anak malas untuk minum air putih karena rasanya yang hambar. Karena faktor inilah terdapat cukup banyak anak yang mengalami sembelit. Perlu Anda ketahui, tingkat kebutuhan anak akan cairan bisa dilihat dari kebutuhannya sehari-hari, mulai dari aktivitasnya yang banyak mengeluarkan keringat, makanan yang dikonsumsinya, dan masih banyak lagi.

Yang paling utama, perhatikan aktivitas fisik anak sehari-hari dan segeralah imbangi dengan cairan yang cukup. Sebab tubuh mereka akan mengalami dehidrasi saat cairan di dalam tubuh kurang sehingga mengakibatkan cairan pada feses menjadi sedikit dan keras.

2. Pastikan Anda Makan Buah-buahan dan Sayuran
Tak dipungkiri, serat lebih banyak terdapat pada buah dan sayur. Beberapa jenis buah dan sayur pun dipercaya bisa mengatasi sulit BAB pada anak seperti buah pir, apel, aprikot, pepaya, kurma, brokoli, kacang polong, kubis, selada dan kembang kol. Selain itu, utamakanlah untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan serat nabati seperti roti, sereal atau gandum utuh.

3. Hindari Anak Menahan BAB
Hal yang menyebabkan feses keras adalah kebiasaan anak sendiri karena ia sering menahan BAB yang lama-kelamaan berubah menjadi keras dan terasa sakit ketika dikeluarkan. Hal ini akan berdampak buruk sebab dapat membuat lecet bagian tubuhnya karena kerasnya feses tersebut.

4. Jauhkan Anda dari Makanan Pemicu Sembelit
Sebagai orang tua, alangkah baiknya Anda tidak memberikan anak makanan yang berserat rendah yang dapat memicu terjadinya semberit seperti keripik kentang, biskuit, nasi putih yang terlalu banyak dan makanan kering lainnya.

5. Buat Anak Lebih Aktif
Salah satu cara supaya feses terdorong oleh usus yaitu ajaklah anak untuk bergerak lebih aktif. Jika anak Anda sudah dapat merangkak, maka buatlah ia merangkak lebih sering. Namun kalau belum bisa, gerakkanlah kaki bayi seperti mengayuh sepeda dapat membantu.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + eleven =

%d bloggers like this: