Manfaat Stimulasi Musik Bagi Janin

Loading...

Pasti Anda sering mendengar bahwa bayi harus sering-sering diberikan stimulasi yang berguna untuk mencerdaskan bayi. Stimulasi yang cerdaskan bayi ini ternyata dapat dilakukan sejak dini, bahkan saat bayi masih berada di dalam kandungan sang ibu.

Manfaat Stimulasi Musik Bagi Janin

Pemberian stimulasi sangat dibutuhkan dan dilakukan oleh orang tua agar anaknya dapat tumbuh dan berkembang optimal sesuai potensi yang dimilikinya. Ada berbagai macam stimulasi yang dapat diberikan kepada buah hati tercinta, salah satunya yaitu melalui musik. Stimulasi ini sangat bermanfaat bagi kecerdasan otaknya.

Alangkah baiknya Anda memperkenalkan musik ke anak sejak ia masih berada dalam kandungan. Lebih awal rangsangan atau stimulasi yang diberikan ke otak, maka akan lebih baik pula hasilnya. Apabila tidak ada rangsangan sama sekali yang diberikan, jaringan otak akan mengecil dan bisa menyebabkan penurunan pada fungsi otak. Oleh karena itulah, stimulasi ini dapat dimulai dengan membiarkan janin untuk mendengar musik di dalam perut si ibu.

Menurut hasil penelitian Dr. Chapman J. S. Dari Universitas New York, Amerika Serikat, janin sudah dapat mendengar suara saat berusia 26 minggu. Cairan amnion menjadi sarana penghantar gelombang suara yang bagus untuk janin sehingga stimulasi musik berupa suara-suara dari sekeliling atau luar rahim, bisa didengar oleh janin.
Salah satu rangsangan suara yang bisa diberikan contohnya memperdengarkan musik lembut atau lantunan ayat suci, membacakan buku cerita, mengajak janin bicara, atau menyanyikan lagu. Stimulasi ini juga merupakan cara berkomunikasi antara orang tua dan anaknya.

Suara yang didengar oleh janin akan menghasilkan respon yang berbeda, namun suara favorit yang membuat janin merasa tenang adalah suara yang mempunyai ritme teratur seperti detak jantung. Para pakar menyebutkan bahwa musik klasik yang memiliki frekuensi dari 5000 hingga 8000 Hz ialah terapi yang sangat tepat untuk diberikan ke janin, sebab jumlah frekuensinya sama dengan detak jantung janin.

Salah satu rekomendasi musik klasik yang paling dianjurkan ialah karya komponin besar asal Jerman yang bernama Wolfgang Amadeus Mozart. Hal ini dikarenakan musik klasik karya Mozart mempunyai frekuensi yang lebih banyak dan nada-nadanya pun lebih bervariasi.

Musik klasik tersebut tentu saja memiliki berbagai komponen suara dari macam-macam alat musik yang mampu merangsang pembentukan sel-sel otak janin. Janin pun sudah dapat memberikan respon pada stimulasi suara yang didengarnya. Selain itu, manfaat yang bisa diambil oleh Anda adalah dapat membuat kehamilan merasa lebih tenang dan nyaman.

Walaupun begitu, bukan berarti hanya jenis musik klasik saja yang dapat menjadi stimulasi otak janin. Anda dapat memilih jenis musik lain asalkan jenis musik tersebut mengalun lembut, dan memiliki tempo serta irama yang teratur.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 4 =

%d bloggers like this: