Beberapa Kondisi yang Mengharuskan Persalinan Caesar Terjadi

Loading...

Di zaman millenial ini, proses persalinan caesar banyak dipilih oleh wanita hamil yang tidak ingin merasakan sakit saat melahirkan. Padahal, operasi ini tidak boleh dilakukan sembarangan karena akan menimbulkan resiko melahirkan secara caesar, sehingga penyembuhannya pun lebih lama dari waktu yang diharuskan.

Beberapa Kondisi yang Mengharuskan Persalinan Caesar Terjadi

Ada beberapa penyebab dan kondisi mengapa persalinan dengan operasi caesar harus dilakukan, walaupun cara ini sebenarnya sangat tidak di anjurkan untuk mereka yang dapat melewati keseluruhan proses persalinan dengan normal. Namun, saat ini ada saja beberapa atau sebagian wanita yang bisa melakukan persalinan secara normal dan mereka lebih memilih untuk melakukan operasi caesar karena alasan tertentu yang tidak logis, seperti takut sakit atau lainnya.

Lantas, apa sajakah faktor atau kondisi yang mengharuskan persalinan caesar terjadi? Berikut ini penyebabnya.

1. Panggul Ibu Hamil Terlalu Kecil
Jika panggul ibu hamil berukuran kecil, maka akan meningkatkan resiko untuk menjalani operasi caesar. Terlalu kecilnya panggul di ukur dari besarnya bayi yang dikandung sehingga secara tidak langsung ukuran bayi yang besar juga memperbesar resiko terjadinya persalinan caesar.

Bila sang ibu memaksa untuk melahirkan secara normal, maka akan sia-sia saja mengejan terlalu lama dan bahkan ia akan cepat lelah. Hal ini menimbulkan dampak negatif bagi janin karena terlalu lama berada di dalam perut padahal air ketuban sudah hilang.

2. Kehamilan Kembar
Saat Anda di diagnosis hamil anak kembar dua atau lebih, maka biasanya dokter menyarankan untuk melakukan proses persalinan caesar. Terlebih lagi jika posisi bayi terperangkap dengan lekuk tubuh yang sulit, maka jalan satu-satunya adalah caesar.

3. Adanya Kelainan pada Mulut Rahim
Kelainan ini berupa mulut rahim tidak mampu membuka sepenuhnya sehingga persalinan caesar pun harus dilakukan. Hal ini disebabkan karena mulut rahim tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal. Untuk menghindari hal ini, ada baiknya ibu hamil melakukan senam hamil secara teratur satu bulan sebelum melahirkan.

4. Posisi Bayi Tidak Normal
Pada saat kehamilan tunggal sekalipun namun posisi bayi juga tidak menguntungkan seperti sungsang (kaki di mulut rahim), maka persalinan caesar akan dianjurkan oleh dokter kandungan. Posisi ini pastinya akan mempersulit proses pengeluaran bayi dari jalan lahir sang Bunda, sehingga proses beda perut pun harus segera dilakukan sebelum ibu kelelahan dan bayi mengalami stres.

5. Lambatnya Proses Persalinan
Apabila saat ibu hamil menjalani proses persalinan normal, namun bayi juga belum menunjukkan adanya pergerakan yang berarti, maka dokter akan sigap menyarankan Anda untuk melakukan bedah caesar guna menyelamatkan bayi supaya dapat cepat dikeluarkan dari rahim dengan keadaan sehat. Jika kondisi ini terjadi namun sang ibu tetap bersikeras melahirkan secara normal, maka kemungkinan besar bayi akan meninggal.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × one =

%d bloggers like this: