Akibat Pecah Ketuban Dini Bagi Ibu & Janin

Loading...

Selama kehamilan, janin yang berada di dalam perut akan dilindungi dan dikelilingi oleh membran atau selaput yang berisi cairan. Selaput inilah yang disebut dengan kantung ketuban. Sebagaimana telah diketahui sebelumnya, wanita hamil akan segera melahirkan ditandai dengan pecahnya ketuban tersebut. Namun, ada kalanya ketuban pecah dini sehingga dapat mengakibatkan komplikasi serius bagi janin.

Akibat Pecah Ketuban Dini Bagi Ibu & Janin

Ketuban pecah lebih awal dikenal sebagai PROM atau Premature Rupture of Membrans yang berarti kondisi membran kantung ketuban yang pecah sebelum proses melahirkan. Kejadian ini biasanya terjadi sebelum usia kehamilan 27 minggu. Hal tersebut umumnya disebabkan oleh banyak faktor dan tidak terjadi begitu saja.

Penyebab umum terjadinya ketuban pecah dini sering disebabkan beberapa hal seperti :

· Trauma, karena kecelakaan kendaraan bermotor, terjatuh, dan sebagainya.
· Infeksi rahim, leher rahim atau pada bagian kemaluan sang ibu. Ini adalah pemicu umum ketuban pecah dini.
· Rahim dan kantung ketuban terlalu melar, karena diakibatkan oleh jumlah janin dalam kandungan lebih dari satu (kembar) atau volume cairan ketuban memang terlalu banyak.
· Pendarahan hebat selama kehamilan
· Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
· Stres berlebihan
· Merokok dan minum alkohol selama mengandung
· Pernah mengalami ketuban pecah dini pada kehamilan sebelumnya
· Pernah menjalani operasi atau biopsi serviks
· Terkontaminasi oleh bakteri
· Kurangnya menjaga kebersihan

Setelah mengetahui beberapa penyebab dari ketuban pecah dini, berikut ini adalah dampak akibat pecah ketuban dini bagi ibu dan janin:

1. Keguguran
Hati-hati apabila Anda mengalami ketuban pecah dini saat hamil karena hal ini bisa berdampak pada keguguran. Salah satu penyebab dari pecahnya ketuban adalah pendarahan, dan jika pendarahan itu terjadi ketika trimester kedua dan ketiga bisa menyebabkan ketuban pecah dini. Kondisi tersebut inilah yang beresiko keguguran dan hilangnya janin.

2. Bayi Lahir Prematur
Ketika Anda mengalami ketuban pecah dini, biasanya dokter akan langsung melakukan tindak persalinan untuk mencegah kondisi semakin serius yang bisa mengancam keselamatan ibu dan bayi. Hal ini dikarenakan karena kurangnya usia kehamilan sehingga membuat bayi lahir prematur.

3. Bayi mengalami Infeksi
Membran atau selaput ketuban berguna untuk menjaga janin dari infeksi bakteri dan kuman yang datang dari luar lingkungannya. Apabila air ketuban pecah dini dan air ketuban habis sebelum ibu hamil mendapatkan pertolongan, maka akan terjadi hubungan antara janin dan dunia luar yang mampu menyebabkan janin rentan terinfeksi kuman atau bakteri lainnya.

4. Dampak pada Tali Pusat
Pecahnya ketuban dini dapat berdampak pada tali pusat janin. Ketika cairan ketuban hilang, maka tali pusat dapat terjepit di antara bayi dan dinding rahim, sehingga bayi dapat menyebabkan cedera otak, bahkan kematian.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 3 =

%d bloggers like this: