Mengapa Anak Masih Menangis Setelah Diberi ASI?

Loading...

Wanita yang baru memiliki sang buah hati mungkin merasa kaget mendapati anaknya sering menangis setelah diberi ASI. Namun, menurut hasil penelitian, hak itu lumrah dan tidak perlu dikhawatirkan. Para peneliti dari MRC atau Medical Research Council mengungapkan bahwa sifat cengeng atau rewel tersebut adalah alami. Walaupun susu formula lebih manis dan berasa, namun mereka menyarankan bahwa ASI tetap makanan terbaik untuk bayi.

Mengapa Anak Masih Menangis Setelah Diberi ASI

Menangis adalah satu-satunya cara bagi bayi untuk dapat berkomunikasi bersama orang tuanya. Apabila bayi Anda masih menangis setelah menyusu, artinya si kecil merasa ada hal aneh yang membuatnya terus menangi. Mengapa bisa begitu? Anda tak perlu panik, berikut ini beberapa penyebab anak masih menangis setelah diberi ASI:

1. Bayi sedang sakit
Bayi yang sakit umumnya merasa tidak nyaman setelah menelan susu, terutama ketika hidung mereka tersumbat. Sebaiknya Anda menyusui bayi dengan posisi agak tegak atau setengah duduk dan usahakan posisi tersebut nyaman untuk bayi Anda.

2. Bayi sedang lelah
Bayi yang lelah dan kurang tidur biasanya sangat rewel dan cengeng. Ketika menyusu pun, ia bertingkah serba salah dan menggeliat tak nyaman. Terkadang bayi ingin menyusu namun ia juga tidur dan saat terbangun, si kecil justru menangis.

3. Bayi merasa tidak nyaman
Coba rasakan apakah suhu diruangan Anda terlalu panas atau terlalu dingin, karena bayi pasti merasa tidak nyaman dengan ruangan di sekitarnya. Periksa pula baju dan bedong/popoknya apakah basah atau tidak. Sebisa mungkin, buatlah bayi merasa nyaman di tempat tidurnya atau sedang digendong.

4. Posisi menyusin tidak tepat
Jika posisi menyusui dan pelekatan mulut bayi tidak sesuai, kemungkinan bayi tidak dapat meminum ASI secara optimal sehingga bayi mudah menangis dan cepat lapar lagi. Anda dapat memposisikan seperti apa yang tepat saat menyusui sang buah hati.

5. Wonder Week
Mungkin bayi Anda sedang mengalami faseWonder Week yang mana kondisinya mengalami perkembangan mental. Menurut para ahli, selama masa-masa ini, bayi jadi rewel dan menangis karena mereka bereaksi terhadap siklus tersebut. Yang bayi butuhkan adalah perhatian dari orang tua karena mungkin mereasa kesulitan memahami perasaan ini.

6. Bayi masih ingin menyusu
Mungkin bayi Anda masih menangis padahal sudah selesai diberi ASI, mungkin bayi masih merasa lapar. Jika benar seperti itu, Anda hanya perlu menyusuinya lagi.

7. Tidurnya yang terganggu
Sering kali bayi tertidur pulas meskipun sedang asyik menyusu. Apabila Anda melepaskan kontak dengan tergesa-gesa, maka bayi Anda akan terbangun secara spontan dan mulai menangis. Untuk mengatasi hal itu, Anda dapat menggerakan tangan secara perlahan-lahan dan sebelum memindahkan ke box bayi, jagalah ia tetap nyaman seperti dalam pelukan Anda dan baru letakkan dengan pelan-pelan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × one =

%d bloggers like this: