Penyebab & Cara Mengatasi Gumoh pada Bayi

Loading...

Sebuah kondisi yang lumrah terjadi pada bayi namun terkadang sering membuat para orang tua menjadi khwatir adalah gumoh. Bayi memang kerap kali mengalami muntah atau gumoh. Hal ini tidak perlu Anda khawatirkan karena keduanya tidak menandakan adanya gangguan kesehatan yang serius pada tubuh si kecil. Hanya sedikit kasus bayi muntah yang mengindikasikan bahwa adanya masalah kesehatan serius.

Penyebab & Cara Mengatasi Gumoh pada Bayi

Pada dasarnya, gumoh atau muntah yang sering di alami oleh bayi hampir mirip sebab sama-sama mengeluarkan makanan atau cairan dari lambung. Bedanya, gumoh bersifat spontan atau pasif dengan mengalirkan air ke bawah seperti meludah dan volumenya cukup banyak. Sedangkan muntah cenderung dalam jumlah yang banyak disertai dengan dorongan atau tanpa kontraksi lambung sekalipun.

Walaupun terbilang normal, ternyata gumoh yang terus-menerus dapat mengakibatkan berbagai komplikasi yang dapat mengganggu pertumbuhan bayi. Berikut ini beberapa penyebab gumoh pada bayi yang mungkin dapat Anda hindari sejak dini:

  • Pemberian ASI yang berlebihan. Lambung bayi mempunyai kapasitas tertentu dan jika lambung sudah terisi penuh, maka sering menyebabkan bayi gumoh.
  • Posisi menyusui yang salah. Sebisa mungkin hindari pemberian ASI saat tidur terlentang karena bisa membuat cairan masuk ke saluran napas sehingga bayi bisa gumoh.
  • Gerakan bayi terlalu aktif seperti sering menggeliat sehingga membuat perutnya tertekan dan bayi pun mengalami gumoh
  • Kondisi dot. Jika bayi Anda sudah diberi dot susu, maka perlu diperhatikan ukuran lubang dotnya tidak kebesaran atau kekecilan.

Cara Mengatasi Gumoh pada Bayi

Walaupun gumoh pada bayi adalah kondisi normal dan tidak perlu dikhawatirkan, namun sebagian orang tua juga merasa risau jika gumoh yang terlalu banyak disertai dengan cegukan. Oleh karena itu, ikutilah cara berikut ini yang dapat mengatasi gumoh pada bayi sehingga Anda dapat meminimalisir kemungkinan komplikasi yang menggangu pertumbuhan bayi Anda.

1. Terapkan cara menyusui yang benar
Dengan menerapkan cara menyusui yang benar, terutama ketika bayi berumur di bawah 1 tahun adalah tindakan pencegahan utama dalam mengatasi gumoh. Adapun cara-caranya yaitu:
· Hindari memberi ASI dengan posisi bayi terlentang
· Miringkanlah posisi bayi sehingga kepalanya lebih tinggi dari kaki
· Kontrol jumlah dan tingkat keseringan pemberian ASI

2. Hindari Aktivitas Berlebihan pada bayi
Bayi sering gumoh karena aktivitasnya yang terlalu atif atau berlebihan sehingga para ibu mesti menjaga gerakannya terutama saat ia sedang menyusui.

3. Perhatikan Lubang Dot Susu
Jika bayi Anda sering menyusu lewat dot, maka pastikan lubang dotnya supaya tidak kekecilan atau kebesaran. Apabila terlalu kecil akan memungkinkan udara dari luar lebih banyak yang masuk dan sebaliknya jika lubang terlalu besar, susu akan mengalir dengan deras dan memicu gumoh.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × two =

%d bloggers like this: