Tips Menyapih Anak dari Dot

Loading...

Salah satu tantangan sebagai orang tua, terlebih ibu, adalah menyapih anak dari dot atau botol susu. Kebiasaan minum susu dengan dot selama bertahun-tahun dapat membuat anak tidak ingin meninggalkan aktivitas rutinitas itu. Apalagi jika si kecil sudah sering minum susu dengan dot sejak masih bayi. Anda juga harus tahu dampak buruk kebiasaan ngempeng atau dot pada anak supaya dapat dihindari sejak dini.

Tips Menyapih Anak dari Dot

Dot menjadi benda yang tak terpisahkan dalam kehidupan anak-anak. Beberapa anak bahkan sering kalut dan mengamuk bila tidak diberikan dot oleh orang tuanya. Hal inilah yang membuat beberapa orang tua, dan mungkin termasuk Anda, merasa kewalahan saat mencoba cara menyapih anak dari dot saat mereka sudah berumur di atas 1 atau 2 tahun. Daripada lelah dan sakit hati lantaran anak mengamuk, sebagian orang tua lebih membiarkan anaknya lekat dengan dot.

Apakah Anda termasuk salah satu orang tua yang sedang kebingungan saat anak tidak ingin melepaskan dot walaupun ia sudah cukup besar untuk tidak ngedot lagi? Kalau benar iya, cobalah beberapa tips dari kami bagaimana cara menyapih anak dari dot:

1. Adik Bayi
Ajaklah anak Anda untuk mengunjungi teman atau kerabat yang mempunyai buah hati masih bayi. Perlihatkan pada mereka bahwa bayi yang minum susu dengan menggunakan dot. Bicarakan pelan-pelan dengan si anak bahwa orang yang ngedot Cuma bayi karena ia belum bisa duduk dan minum sendiri menggunakan gelas. Sebisa mungkin tanamkan filosofi pada pikiran anak Anda yaitu “Kok aku masih ngedot, padahal aku kan sudah besar. Kalau terus ngedot, berarti aku sama saja dengan adik bayi.”

2. Pujian
Tidak bisa dipungkiri bahwa anak membutuhkan motivasi dan dorongan dari Anda kalau mereka baik-baik saja tanpa dot. Jangan segan-segan untuk memberikan pujian manis saat anak bersedia minum susu atau minuman lainnya dari gelas. Anak Anda pun pasti akan senang dan mulai belajar mandiri untuk lepas dari dot.

3. Berikan Anak Motivasi
Sebagai orang tua, Anda harus mengetahui bagaimana cara membuat anak jadi termotivasi untuk meninggalkan dotnya. Berikanlah contoh-contoh disekitar anak Anda seperti menaruh mainan kesukaannya di tempat yang agak tinggi. Tentu saja si anak akan digendong setiap kali ingin mengambilnya dan saat itulah Anda bicara pada anak yaitu “Kalau adik ingin cepat tinggi dan bisa mengambil mainan sendiri, adik harus minum dari gelas ya, bukan dari botol susu lagi.”

4. Iming-iming Hadiah
Setiap anak sangat menyukai hadiah. Karena itulah cara ini sedikit efektif jika Anda ingin menyapih anak dari dot. Janjikanlah pada mereka hadiah yang mereka sukai tetapi dengan syarat harus meninggalkan dotnya terlebih dahulu. Hanya saja jangan terlalu sering melakukan trik ini sebagai solusi setiap Anda ingin anak melakukan sesuatu, karena takutnya akan jadi kebiasaan sampai ia besar nanti.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × four =

%d bloggers like this: