Penyebab & Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Loading...

Saat si kecil mulai rewel atau menangis saat Anda mengganti popoknya, di tambah lagi dengan bercak kemerahan pada area sekitar paha, bokong atau selangkangannya, bisa jadi ini tanda-tanda bayi Anda mengalami ruam popok. Ruam popok merupakan peradangan pada kulit bayi yang sering berada di area sekitar bokong.

Penyebab & Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Ruam popok termasuk gangguan kesehatan yang sering terjadi pada bayi baru lahir. Kulit yang mengalami ruam ini akan tampak kemerahan dan timbul rasa perih sehingga bayi akan rewel serta sering menangis. Ruam popok ini biasanya terjadi karena reaksi kulit yang terus-menerus bersentuhan dengan urine atau kotoran si kecil. Tidak dipungkiri, ruam popok di alami oleh sebagian besar bayi yang sering dipakaikan popok oleh orang tuanya. Umumnya, ruam popok tidak berbahaya namun dapat mengganggu kenyamanan bayi Anda.

Pemilihan popok yang tepat sering menjadi dilema bagi orang tua. Terkadang mereka susah memilih antara popok sekali pakai atau popok kain. Keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Jika popok sekali pakai dengan merk tertentu menyebabkan kulit bayi jadi iritasi, maka segera ganti dengan merk lainnya. Demikian pula popok kain, Anda harus menggunakan pembersih yang tidak menyebabkan kulit sensitif bayi jadi ruam. Apapun pilihannya, yang terpenting adalah Anda harus menjaga kulit bayi tetap bersih dan sehat.

Beberapa faktor penyebab ruam popok meliputi:
· Gesekan dan lecet, contohnya popok terlalu ketat
· Kontak terlalu lama dengan urine dan kotoran
· Iritasi dengan produk bayi yang baru digunakan, seperti sabun, bedak, detergen dan bahan pelembut pakaian
· Pengaruh jenis makanan baru. Faktor ini saat bayi mulai mengonsumsi makanan padat sehingga mempengaruhi struktur dan frekuensi kotoran BAB-nya.
· Mengonsumsi antibiotik. Saat bayi mengonsumsi antibiotik, bakteri alami akan menjaga pertahanan kulit juga ikut mati sehingga ruam popok dapat muncul akibat infeksi bakteri lainnya atau jamur
· Kulit sensitif. Bayi yang mengalami penyakit kulit eksim akan lebih beresiko terkena ruam popok
· Infeksi bakteri atau jamur. Kulit yang sering tertutup popok cenderung lembab sehingga meningkatkan tumbuhnya jamur dan bakteri

Untuk menjaga supaya kulit bayi tetap bersih dan tidak lembab, ada metode paling efektif dalam menangani sekaligus mencegah ruam popok. Langkah ini juga bisa Anda lakukan dengan cara-cara simpel di bawah ini:
· Jangan malas untuk mengganti popok yang sudah kotor, usahakan lakukan sesering mungkin jika popok sudah penuh
· Bersihkan bagian kulit yang sering tertutup popok dengan tisue basah atau kain bersih saat Anda mengganti popok
· Sebisa mungkin jangan terlalu sering memakaian popok untuk bayi. Kulit bayi juga perlu udara untuk bernafas sehingga resiko ruam popok pun bisa berkurang
· Sesuaikan ukuran popok dengan bayi Anda, usahakan popok jangan terlalu ketat
· Oleskan krim atau saleb khusus untuk bayi untuk mengobati ruam popok
· Hindari penggunaan bedak sebab dapat memicu iritasi kulit dan mengendap di paru-paru bayi

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − five =

%d bloggers like this: