Pentingnya melakukan Perawatan Intensif Bayi di NICU

Loading...

NICU (Neonatal Intensive Care Unit) merupakan ruangan khusus di rumah sakit yang berfungsi sebagai tempat perawatan bayi baru lahir hingga usia 30 hari. Biasanya NICU di gunakan untuk bayi yang memang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus di bawah pemantauan langsungd dari Tim dokter, seperti bayi prematur dan lainnya.

Pentingnya melakukan Perawatan Intensif Bayi di NICU

Sarana dan prasarana medis di NICU sangat lengkap dan teknologinya pun sudah canggih. Di setiap rumah sakit, beberapa hal yang harus ada dalam NICU seperti inkubator, alat bantu pernafasan dan sebagainya, sehingga perawatan NICU mampu mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ vital bayi baru lahir. Kegagalan itu sering disebabkan oleh kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu) dan lahir dengan penyakit bawaan dari rahim.

Jenis perawatan NICU pun harus sesuai dengan kebutuhan bayi. Misalnya di NICU RSAB Bunda Harapan Kita yang berlokasi di Jakarta, terbagi menjadi 3 level yakni perawatan NICU level I untuk bayi sakit ringan yang tak perlu di infus, perawatan NICU level II untuk bayi sakit sedang yang memerlukan inkubator, oksigen, infus, atau monitor jantung dan paru. sedangkan perawata level III diperuntukkan untuk bayi sakit berat yang memerlukan penanganan serta pemantauan yang ketat, biasanya untuk merawat bayi prematur dengan usia kehamilan kurang dari 34 minggu.

Bayi-bayi yang baru lahir dengan masalah kesehatan yang terganggu tidak boleh dibawa pulang sehingga harus dirawat di ruang NICU. Selain bayi-bayi prematur, ruangan khusus NICU juga diperuntukkan untuk bayi-bayi yang lahir normal dengan gangguan kesehatan serius. Tetapi begitu pentingnya NICU, tidak semua rumah sakit memilikinya. Jika ada pun, jumlahnya tidak terlalu banyak dan dari sekian banyak itu, perputaran pemakaian bisa memakan waktu lama karena apabila bayi yang harus dirawat dalam jangka waktu lama. Berikut ini beberapa macam kondisi bayi yang harus dirawat di ruangan NICU dan perkiraan lama waktu rawatnya:

1. Respiratory Distress Syndrome (RDS)
Salah satu gejala paling umum yang di alami oleh bayi ialah kesulitan bernapas atau RDS. Kondisi ini terjadi saat paru-paru bayi belum berkembang sepenuhnya sehingga tidak cukup menghasilkan zat penting disebut surfaktan. Untuk menanganinya, bayi dibantu dengan alat bantu pernafasan atau ventilator sementara untuk membuat surfaktan buatan. Bila RDS serius, maka bayi dapat di rawat hingga beberapa minggu.

2. Bronchopulmonary Dysplasia
Kondisi ini merupakan masalah umum pada paru-paru bayi prematur, apalagi jika beratnya kurang dari 1 kg. Kondisi serius dapat menyebabkan bayi dirawat NICU hingga berbulan-bulan lamanya.

3. Infeksi
Infeksi menjadi ancaman terbesar bagi bayi prematur sebab bayi masih kurang mampu untuk melawan kuman yang masuk dalam tubuhnya. Infeksi ini dapat berasal dari ibunya sebelum persalinan, selama proses melahirkan hingga setelah kelahiran. Lamanya di ruang NICU tergantung dengan kadar infeksinya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − seven =

%d bloggers like this: