Berbagai Jenis USG serta Kegunaannya

Loading...

Perkembangan teknologi yang semakin canggih bukan hanya dalam bidang smartphone atau komputer portabel saja melainkan juga mencakup bidang medis. Salah satunya adalah USG atau Ultrasonography. USG bukan hanya untuk pemeriksaan ibu hamil saja, tetapi juga dapat dilakukan untuk mendeteksi kelainan tumor di dalam tubuh, kalenjar parotis atau abdomen. Tapi yang paling terutama, USG sangat sering dilakukan untuk memeriksa keadaan janin di dalam rahim sang ibu.

Berbagai Jenis USG serta Kegunaannya

Banyak keuntungan yang dapat dilakukan saat pemeriksaan USG, salah satu yang utama adalah untuk lebih mengetahui bagaimana kondisi organ-organ di dalam tubuh dengan aman. Pada dasarnyan, USG adalah alat bantu pemeriksaan dalam dunia medis yang memakai gelombang suara frekuensi tinggi untuk dikonversi sehingga menghasilkan gambar. Selain banyak manfaatnya, ternyata USG juga banyak macam-macamnya. Berikut ini 3 jenis USG beserta kegunaannya:

1. USG 2D
USG dua dimensi merupakan USG yang menghasilkan gambar yang berbentuk dua dimensi atau bidang datar dan hanya secara garis besarnya saja sehingga hanya dapat dimengerti oleh dokter. Tetapi hasil USG 2D ini tetap dapat digunakan untuk melihat organ internal janin di dalam rahim.

Pada pemeriksaan awal kehamilan, biasanya dokter akan menggunakan jenis USG 2D untuk mengecek kondisi janin. Hasilnya pun seperti gambar samar-samar, meskipun gerakannya bisa terlihat dengan baik. Namun, apabila dokter bicara mengenai adanya kelainan, biasanya di sarankan untuk USG dengan dimensi yang lebih tinggi.

2. USG 3D
USD 3D akan menghasilkan gambar janin yang lebih jelas, terlihat lebih mirip dengan aslinya, serta dapat lebih mudah dimengerti oleh setiap orang. Ibu hamil pun bisa melihat wajah janin yang dikandungnya dengan jelas. Jenis USG 3D ini juga mampu mendeteksi kelainan fisik pada janin seperti bibir sumbing atau polidaktili. Karena kelebihannya yang lebih detail dibandingkan USG 2D, biasanya harga layanannya pun lebih mahal.

3. USG 4D
Pada saat pemeriksaan USG 4D, gambar yang dihasilkan lebih akurat dan bisa bergerak bebas sehingga tampak seperti film. Jenis USG ini juga bisa memvisualisasikan anggota tubuh bayi dengan jelas, contohnya hidung mancung atau pesek. Selain itu, aktivitas janin di dalam perut seperti menghisap jari, memainkan jarinya atau menguap dapat dilihat orang dokter dan ibu hamil.

Selain itu, pemeriksaan 4D ini mampu mendeteksi kelainan yang terjadi secara rinci supaya pengobatan yang diberikan pun lebih terarah. Kelainan yang di deteksi seperti kelainan plasenta, usia kehamilan atau mendeteksi kehamilan ektopik. Keuntungan lainnya yang bisa di dapat adalah keluarga Anda bisa mendapatkan film janinnya dalam bentuk CD.

Apabila Anda ingin melakukan pemeriksaan USG 2D, 3D, ataupun 4D, sebaikan dilakukan setelah struktur janin dapat di temukannya kelainan pada janin. Hal ini membuat pemeriksaan Anda akan menjadi lebih bermanfaat dan tidak buang biaya. Selain itu, carilah dokter yang memiliki sertifikat untuk memeriksakan kehamilan Anda.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 5 =

%d bloggers like this: