Perbedaan Kista & Miom

Loading...

Salah satu momok yang paling menakutkan bagi seluruh kaum hawa di dunia ini adalah penyakit kista dan miom. Kedua penyakit ini menjadi salah satu faktor terbesar wanita sulit hamil. Kista dan miom juga sering di alami oleh sebagian wanita sehingga si penderita pun sulit hamil karenanya. Walaupun sekilas tampak sama, namun ternyata kedua penyakit organ reproduksi itu berbeda.

Perbedaan Kista & Miom

Lain halnya dengan kista, miom berada di dalam rahim sehingga tidak bisa di utak-atik. Kalaupun bisa di operasi, penderita akan lebih mudah keguguran jika sedang mengandung. Miom merupakan bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya sering disebut dengan daging yang tumbuh di rahim. Miom berbentuk keras namun bisa juga mencair jika suplay oksigen ke bagian sana kurang (degenerasi). Apabila di operasi miom, ibu hamil pun akan mudah keguguran.

Sedangkan kista ialah kanker atau tumor jinak yang berbentuk bulatan berisi cairan, nanah, udara dan zat lainnya di dalam indung telur. Penyakit ini sering menyerang organ reproduksi wanita yang memicu berbagai masalah pada kewanitaan. Banyak yang beranggapan bahwa kista dapat menimbulkan kemandulan sebab benjolan tersebut akan menghalangi pertemuan antara sel telur dan sperma. Namun sebetulnya, kista bukan hanya menyerang organ reproduksi saja melainkan menyerang organ lainnya seperti usus, lambung, hati, otak dan lain-lain. Namun kista memang sering di jumpai pada reproduksi wanita.

Banyak wanita menduga bahwa penyakit miom dan kista secara fisik adalah benjolan yang terdapat di dalam tubuh, tapi ternyata ada juga kista yang muncul di luar tubuh misalnya pada permukaan wanita. Sayangnya, kebanyakan wanita tidak mengetahui tanda-tanda miom dan kista ini telah tumbuh di dalam tubuh sehingga perkembangannya pun semakin besar tiap harinya.

Untuk itu sangat penting Anda mengetahui tanda-tanda miom dan kista ini supaya dapat di antisipasi atau segera berobat ke dokter. Sebenarnya tanda-tanda kedua penyakit ini hampir sama secara garis besar. Berikut ini tanda-tanda dari penyakit miom dan kista:
· Masa menstruasi menyakitkan atau berlebih
· Mengalami konstipasi (sembelit)
· Sering buang air kecil padahal minum tidak terlalu
· Rasa tidak nyaman bahkan sakit ketika berhubungan intim
· Masa menstruasi menyakitkan bahkan sampai tidak bisa berdiri
· Rasa sakit dan nyeri pada bagian perut atau pinggang
· Menstruasi tidak teratur
· Menyusutnya ukuran payudara
· Penderita merasa ada benjolan di bagian bawah jika ukurannya sudah terlalu besar

Faktor hormonal sering menjadi pemicu dari penyakit miom. Stres, makanan tidak sehat dan life-style yang sembarangan. Selama wanita masih dalam kondisi produktif, maka ukuran miom akan terus bertambah. Namun jika terjadi kehamilan maka miom akan semakin membesar. Kebalikannya jika wanita menjelang menopause, miom akan mengecil sendirinya. Sedangkan penyebab kista belum diketahui secara pasti oleh para ahli. Namun banyak pihak kedokteran menduga, kista dipicu oleh paparan zat karsinogenik dan faktor keturunan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + twenty =

%d bloggers like this: