Kenali Tanda-Tanda Janin Tidak Berkembang

Loading...

Kehamilan yang normal dan sehat ialah dambaan para ibu hamil. Namun tak sedikit pula kasus yang menimpa para ibu hamil yaitu janis yang tidak mengalami perkembangan atau bisa dibilang perkembangannya sangat lambat. Bila Anda takut mengalami kasus seperti itu, alanglah baiknya mulai sekarang, calon ibu hamil mengenali tanda-tanda janin tak berkembang.

Kenali Tanda-Tanda Janin Tidak Berkembang

Biasanya saat hamil wanita akan mengkonsumsi makanan yang mempengaruhi perkembangan janin selama hamil. Namun, meskipun begitu kadangkala kondisi janin tidak terus berkembang. Pemeriksaan secara berkala selama kehamilan memang sangat penting demi menghindari resiko denyut jantung janin yang hilang atau tidak berkembang. Tanda janin yang tak berkembang pada umumnya terjadi pada usia kehamilan 1 sampai 3 bulan. Biasanya janin tersebut terdeteksi lewat pemeriksaan USG. Contoh kasus janin tidak berkembang ialah pada sang ibu hamil yang telah mengandung selama 8 minggu tapi kondisinya seperti baru hamil 4 minggu. Bahkan denyut jantung janin belum terasa. Keadaan ini pastinya sangat mengkhawatirkan, terlebih untuk pasangan yang sudah lama menantikan kehadiran sang buah hati.

Ada beberapa faktor penyebab janin tidak berkembang. Faktor utama didominasi oleh faktor genetik. Maksudnya ialah sel sperma dan sel telur pasangan memiliki kualitas rendah sehingga mudah terkena infeksi virus di awal masa kehamilan. Virus yang paling banyak ditemui yaitu TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simplex virus). Selain itu, janin tak berkembang juga dapat disebabkan oleh pembekuan darah yang menghambat aliran darah dari ibu ke janin, kurang asupan asam folat, usia ibu terlalu muda. Konsumsi rokok, alkohol, dan narkoba juga penyebab nomor 1 janin tak berkembang.

Tanda-tanda yang paling signifikan dari janin tidak berkembang ialah:

1. Terjadinya flek atau pendarahan terus-menerus
Sebenarnya wajar apabila para ibu hamil sering mengalami flek pada masa kehamilan, namun flek tersebut biasanya hanya sedikit dan berlangsung singkat (kurang dari sehari). Apabila Anda mengalami flek atau pendarahan dalam jumlah banyak atau berlangsung lama, maka Anda harus cepat-cepat periksa ke dokter untuk melakukan pengecekan.

2. Mengalami kram atau nyeri perut yang hebat
Kram perut pada masa awal kehamilan sebenarnya sesuatu yang wajar. Umumnya terjadi akibat kehadiran plasenta dan memproduski hormon progesteron sendiri, sehingga produksi hormon dari corpus luteum akan terhenti dan menimbulkan nyeri. Namun semua itu hal yang normal bila berlangsung ringan tanpa adanya gangguan lain. Jika Anda merasakan kram/nyeri perut yang parah disertai dengan pendarahan, maka itu dapat menjadi janin tak berkembang

3. Ibu hamil tidak mengalami morning sickness
Sudah selayaknya pada wanita hamil mengalami suatu sindrom yang sering disebut morning sickness. Keadaan tersebut merupakan dimana ibu hami sering mual dan muntah setelah bangun tidur atau di pagi hari. Tapi saat ada masalah janin tak berkembang, maka Anda mungkin tidak mengalami berbagai gejala tersebut. Seperti tidak mual atau muntah dan merasa tidak nyaman pada perut bagian bawah. Jika sudah terjadi seperti itu, sebaiknya segera hubungi dokter kandungan.

4. Tidak ada aktivitas janin di dalam rahim
Meskipun tanda ini sangat sulit untuk di amati karena janin memang belum sempurna namun tanda ini dapat diperhatikan oleh naluri ibu. Pada awal masa kehamilan, gerakan janin sudah ada walaupun sedikit dan relatif lemah. Tapi, semakin lama maka gerakan janin pun semakin jelas dirasakan. Sebaliknya, bila janin tak berkembang, ibu tidak merasakan gerakan apapun di dalam perutnya.

5. Bumil tidak mengalami kenaikan berat badan
Ciri-ciri yang paling nyata jika janin yang tidak berkembang ialah berat badan ibu yang tidak bertambah. Normalnya, wanita hamil mengalami kenaikan berat badan secara drastis seirama dengan bertambahnya bobot sang janin. Namum, apabila ibu merasa beratnya tidak naik bahkan relatif sama setiap bulannya, disarankan ibu untuk segera mengecek perkembangan janin lewat pemeriksaan USG.

6. Pemeriksaan USG
Langkah terakhir untuk mengetahui tanda-tanda janin tak berkembang ialah dengan pemeriksaan USG secara langung. Kemungkinan pertama biasanya bila memang benar ibu mengalami masalah tersebut, saat pemeriksaan USG hasilnya hanya terdapat kantung kosong tanpa berisi janin di dalamnya. Kondisi ini sering disebut dalam istilah medis yaitu blighted ovum. Lalu kemungkinan kedua pada pemeriksaan USG ialah gambaran calon janin yang berbentuk pipih dan kecil, tidak sesuai dengan usia kehamilan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 4 =

%d bloggers like this: