Manfaat dan Cara Mengajak Janin Berbicara di dalam Kandungan

Loading...

Mengajak janin berbicara dalam kandungan banyak sekali manfaatnya dalam pembentukan dan perkembangan otak janin. Berbicara dengan janin tidak hanya dengan ucapan atau kata-kata tapi juga bisa dengan senandung, nyanyian dan doa. Bukan cuma ibu yang bisa berkomunikasi dengan bayi tapi ayah juga bisa melakukan komunikasi dengan cara yang sama seperti yang ibu lakukan. Bayi belum bisa memfilter suara, sentuhan dan emosi yang diterima secara utuh. Sehingga harus berhati-hati dalam bentuk sentuhan, bayi akan merasa sakit jika ibunya juga merasa sakit. bahkan bayi akan merasa terganggu jika mendengar suara gaduh dari luar. Begitu juga dengan emosi ibu yang harus dijaga karena bisa berdampak pada bayi.

manfaat-dan-cara-mengajak-janin-berbicara-di-dalam-kandungan

Memasuki usia kehamilan trimester kedua janin lebih peka terhadap rangsangan dan inilah saat yang tepat untuk melakukan stimulasi. Beberapa stimulasi tersebut yaitu stimulasi cahaya, dilakukan dengan cara mengarahkan senter ke perut ibu hamil.  Konsep ini mengenalkan gelap dan terang yangi bertujuan untuk perkembangan otak dan mata janin Anda. Adapula stimulasi sentuhan yang dilakukan dengan sering mengusap perut ibu dan mengajak janin berbicara. Bayi akan merespon dengan tendangan atau gerakan.

Manfaat Mengajak Berbicara Bayi di dalam Kandungan
Berdasarkan penilitian bahwa dengan mengajak bayi bicara saat dalam kandungan dapat meningkatkan pengalaman sensorik pertama. Pengalaman sensorik ini akan membantu dalam perkembangan berbicara dan mendengar, bahkan kemampuan berbahasa setelah bayi lahir nanti. Sejak dalam kandungan bayi sudah dapat merasakan detak jantung ibunya dan mendengar suara ibunya sehingga dapat mempengaruhi perkembangan otak yang berkaitan dengan kemampuan berbahasa.

Telah dilakukan penelitian yang melibatkan 40 bayi yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama sering diajak bicara dan mendengar suara ibunya. Sedangkan kelompok kedua bayi yang hanya mendengar suara rutinitas rumah sakit. Hasil penelitian menunjukan bahwa bayi dapat mengenali suara ibunya sejak dalam kandungan dan memiliki otak yang lebih besar dalam kemampuan berbahasa dan mendengar.

Setelah mengetahui manfaat mengajak bayi berbicara di dalam kandungan, Anda juga dapat langsung mengetahui bagaimana cara mengajak janin berbicara di dalam kandungan, seperti di bawah ini :

Hindari Berkata Negatif
Salah satu cara untuk mengajak janin berbicara yaitu dengan menghindari mengucapkan kata-kata negatif seperti kata “tidak” ataupun “jangan” karena janin belum bisa berpikir secara sadar sehingga belum bisa memahami kata-kata secara utuh. Sebaiknya gunakan kata-kata yang positif saat bicara dengan bayi seperti “Tumbuhlah menjadi anak yang penurut, baik, cerdas dan sayang ayah dan Ibu.”

Menjaga Kestabilan Emosi Ibu
Bayi dapat merasakan emosi yang dirasakan oleh ibunya baik emosi negatif maupun emosi positif. Maka Anda sebagai ibu harus bisa menjaga emosi agar tetap selalu bahagia dan rileks. Oleh karena itu, dibutuhkan peran suami untuk bisa menjaga kestabilan emosi selama masa kehamilan agar Anda bisa selalu bahagia dan memiliki energi positif yang kemudian dirasakan oleh janin.

Ibu Harus Peka Terhadap Gerakan yang Dilakukan Janin
Janin akan merespon segala bentuk komunikasi yang dilakukan oleh orang tua melaui gerakan. Ketika diajak bernyanyi maka bayi akan merespon dengan menendang-nendang yang berarti bahwa bayi merasa nyaman dan bahagia. Adakalanya tiba-tiba Anda merasakan perut yang sakit di tengah keramaian karena bayi tidak menyukai lingkungan sekitarnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − one =

%d bloggers like this: